Musim Bediding Rawan Flu, Cegah dengan Ramuan Herbal

  • 23 Jul 2026 11:16 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Musim Bediding yang ditandai dengan suhu yang lebih rendah sering kali menyebabkan sistem kekebalan tubuh melemah, sehingga peluang untuk terkena flu meningkat. Di samping menjalani gaya hidup sehat, masyarakat bisa memanfaatkan berbagai ramuan alami sebagai usaha tambahan untuk menjaga kesehatan dan meredakan gejala flu yang ringan.

Jahe merupakan salah satu jenis tanaman obat yang populer digunakan karena mengandung senyawa gingerol dan shogaol yang memiliki sifat antioksidan serta antiinflamasi. Berdasarkan artikel yang dipublikasikan dalam International Journal of Preventive Medicine (Mashhadi et al. , 2013), kandungan ini berpotensi membantu meningkatkan sistem imun dan mengurangi inflamasi di saluran pernapasan.

Kunyit juga memberikan manfaat karena senyawa kurkumin yang memiliki aktivitas antiinflamasi dan antioksidan. Sebuah kajian yang diterbitkan di jurnal Foods (Hewlings dan Kalman, 2017) menyebutkan bahwa kurkumin bisa membantu mendukung sistem imunitas serta mengurangi peradangan yang muncul akibat infeksi.

Madu bisa menjadi pendukung minuman herbal karena dapat menenangkan tenggorokan dan membantu mengurangi batuk yang sering muncul saat flu. Tinjauan sistematis dari Cochrane Database of Systematic Reviews (Oduwole et al. , 2018) menunjukkan bahwa madu efektif dalam meredakan batuk yang terjadi pada infeksi saluran pernapasan atas, tetapi tidak disarankan untuk anak-anak yang berusia di bawah satu tahun.

Selain mengonsumsi ramuan alami, masyarakat juga disarankan untuk memenuhi kebutuhan cairan, mengonsumsi makanan bergizi seimbang, cukup tidur, berolahraga secara teratur, dan mencuci tangan dengan sabun untuk menurunkan risiko penyebaran virus. Penggunaan masker ketika berada di kerumunan juga bisa menjadi tindakan pencegahan yang tepat, terutama saat musim flu meningkat.

Ramuan alami dapat berfungsi sebagai pelengkap dalam menjaga kesehatan, tetapi tidak bisa menggantikan perawatan medis. Lebih pada antisipasi awal dan meredakan.

Jika gejala flu disertai demam tinggi, kesulitan bernapas, berlangsung lebih dari satu minggu tanpa perbaikan. Terlebih bila kondisi semakin serius, segera lakukan pemeriksaan ke fasilitas kesehatan untuk memperoleh penanganan yang sesuai.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....