Hubungan Kebiasaan Bangun Pagi dengan Produktivitas Seseorang
- 30 Jun 2026 22:01 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID., Surakarta - Bangun pagi sudah lama dianggap sebagai kebiasaan yang identik dengan orang-orang produktif. Waktu yang lebih panjang di awal hari dinilai memberi kesempatan untuk menyusun rencana, berolahraga, hingga memulai pekerjaan dengan pikiran yang lebih segar. Namun, benarkah kebiasaan tersebut terbukti secara ilmiah?
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa bangun pagi memang berkaitan dengan performa seseorang, meski bukan menjadi satu-satunya faktor penentu produktivitas. Kualitas tidur, durasi istirahat, dan konsistensi pola tidur tetap menjadi aspek yang tidak bisa diabaikan.
Penelitian yang dilakukan Meida Sofyana, Rakhmat Ari Wibowo, dan Denny Agustiningsih dari Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan Universitas Gadjah Mada (UGM) dalam jurnal Frontiers in Education tahun 2022 menemukan adanya hubungan antara waktu bangun dengan performa akademik mahasiswa di Indonesia.
| Baca juga: Efek Burung Kurang Tidur bagi Tubuh |
Penelitian terhadap 588 mahasiswa menunjukkan bahwa waktu bangun yang lebih awal berkaitan dengan capaian akademik yang lebih baik, setelah mempertimbangkan sejumlah faktor lain.
Hasil tersebut mengindikasikan bahwa kebiasaan bangun pagi dapat membantu seseorang memiliki waktu lebih teratur dalam menjalani aktivitas. Jadwal yang konsisten juga mendukung kemampuan mengatur prioritas sehingga pekerjaan lebih mudah diselesaikan tepat waktu.
Meski demikian, bangun pagi tidak akan memberikan manfaat maksimal jika dibarengi dengan kurang tidur. Penelitian Rimawati Tedjasukmana, Jhordy Christanto Seleng, dan Steven Sakasasmita dari Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan Universitas Kristen Krida Wacana yang dipublikasikan dalam Jurnal Kedokteran Meditek tahun 2022.
Hasil penelitin tersebut menjelaskan bahwa bangun terlalu pagi tanpa waktu tidur yang cukup dapat mengganggu irama sirkadian dan meningkatkan rasa kantuk pada siang hari.
Artinya, produktivitas bukan semata-mata ditentukan oleh seberapa pagi seseorang bangun. Kebiasaan bangun pagi akan memberikan dampak positif apabila diiringi pola tidur yang cukup, disiplin mengatur waktu, serta menjaga kesehatan fisik dan mental.
Dengan kombinasi tersebut, peluang untuk bekerja maupun belajar secara optimal menjadi lebih besar. (Arifin)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....