Benarkah Bibir Terlihat Menipis Seiring Bertambahnya Usia?
- 27 Jun 2026 03:02 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Banyak orang menganggap bibir yang tampak menipis merupakan hal yang wajar seiring bertambahnya usia. Namun, di balik perubahan tersebut ternyata terjadi berbagai proses biologis yang memengaruhi struktur wajah, mulai dari berkurangnya produksi kolagen hingga perubahan pada tulang dan otot di sekitar mulut.
Dikutip dari Health.com, salah satu penyebab utama bibir tampak lebih tipis bibir karena kehilangan volume alami dan garis-garis halus di sekitar mulut mulai terlihat lebih jelas adalah menurunnya produksi kolagen dan elastin. Kedua protein ini berfungsi menjaga kekencangan, elastisitas, dan bentuk bibir. Produksi kolagen mulai menurun sejak usia 20-an sekitar satu persen setiap tahun, bahkan penurunannya berlangsung lebih cepat pada perempuan di awal masa menopause.
Selain perubahan pada kulit, proses penuaan juga memengaruhi struktur tulang wajah. Seiring bertambahnya usia, tulang rahang dan area sekitar mulut mengalami penyusutan secara alami sehingga kemampuan menopang jaringan lunak di sekitarnya ikut berkurang. Kondisi ini membuat bibir tampak lebih datar, kurang tegas, bahkan terlihat turun dibandingkan saat usia muda.
Perubahan juga terjadi pada bantalan lemak di bawah kulit wajah. Bantalan lemak yang semula menjaga wajah tetap penuh dan kenyal akan menyusut serta bergeser akibat proses penuaan dan pengaruh gravitasi. Dampaknya tidak hanya membuat bibir tampak lebih tipis, tetapi juga memunculkan garis senyum yang semakin dalam serta kerutan di sekitar mulut.
Otot-otot wajah pun tidak luput dari proses penuaan. Otot yang mengelilingi bibir secara bertahap melemah sehingga bentuk bibir berubah. Di sisi lain, gerakan yang dilakukan berulang setiap hari, seperti berbicara, tersenyum, minum menggunakan sedotan, bersiul, hingga merokok, dapat mempercepat munculnya garis-garis halus di area bibir dan membuat sudut bibir terlihat lebih menurun.
Health.com juga menyebutkan sejumlah faktor gaya hidup yang dapat mempercepat penipisan bibir, di antaranya kebiasaan merokok, paparan sinar ultraviolet (UV) tanpa perlindungan, kurang minum air, penurunan berat badan secara drastis, pola makan yang kurang bergizi, hingga faktor genetik. Kebiasaan tersebut dapat mempercepat kerusakan kolagen sehingga tanda-tanda penuaan muncul lebih cepat.
Meski proses penuaan tidak dapat dihentikan sepenuhnya, sejumlah langkah dapat dilakukan untuk menjaga kesehatan bibir. Di antaranya menggunakan lip balm yang mengandung SPF untuk melindungi dari sinar matahari, mencukupi kebutuhan cairan setiap hari, memakai pelembap bibir yang mengandung asam hialuronat, berhenti merokok, serta mengurangi kebiasaan yang memberikan tekanan berulang pada bibir, seperti terlalu sering menggunakan sedotan.
Para ahli menegaskan bahwa menjaga pola hidup sehat tetap menjadi langkah utama untuk mempertahankan kesehatan kulit dan memperlambat munculnya tanda-tanda penuaan, termasuk pada bibir. (Hil)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....