Mengenal Clinomania, Obsesi Ekstrem untuk Terus Rebahan
- 24 Jun 2026 13:05 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Clinomania adalah suatu kondisi psikologis yang ditandai dengan adanya dorongan obsesif yang sangat kuat untuk terus berbaring di tempat tidur sepanjang hari. Fenomena ini berbeda dengan rasa malas biasa karena penderitanya merasakan ketidakmampuan kronis untuk beranjak, meskipun tubuh mereka sebenarnya tidak sedang kelelahan. Bagi seseorang yang mengalami clinomania, area kasur dan selimut dirasakan sebagai sebuah perlindungan mutlak dari realitas dunia luar.
Secara klinis, para pakar kesehatan sering kali mengaitkan kondisi clinomania atau dysania ini sebagai gejala dari masalah kesehatan mental yang lebih mendalam. Penyakit penyerta yang paling sering melatarbelakanginya antara lain adalah gangguan depresi mayor, kecemasan akut, hingga sindrom kelelahan kronis. Ketika seseorang kehilangan motivasi intrinsik akibat tekanan mental, kasur menjadi satu-satunya tempat aman untuk melarikan diri dari kecemasan.
Mengutip situs Medavas Rabu (24 Juni 2026), dampak dari kebiasaan menahun ini tentu tidak dapat disepelekan karena berpotensi merusak produktivitas dan kualitas hidup secara signifikan. Selain mengganggu fungsi sosial dan profesional, terlalu lama berbaring juga dapat mengacaukan ritme sirkadian (jam biologis) tubuh akibat kurangnya paparan sinar matahari. Dalam jangka panjang, minimnya pergerakan fisik ini juga memicu pelemahan otot hingga peningkatan risiko gangguan kardiovaskular.
Langkah awal untuk mengatasi clinomania adalah dengan mengenali batasan antara waktu istirahat yang wajar dan dorongan yang sudah bersifat merusak. Jika keinginan untuk rebahan mulai mengasingkan dari tanggung jawab sehari-hari, sangat disarankan untuk segera berkonsultasi dengan psikolog atau psikiater. Pendekatan medis seperti Terapi Perilaku Kognitif (CBT) terbukti sangat efektif untuk mengubah pola pikir dan mengembalikan kontrol atas aktivitas harian.
Memperbaiki gaya hidup secara mandiri juga memegang peranan krusial dalam proses pemulihan dari kondisi ini. Kita dapat memulainya secara perlahan dengan menerapkan jadwal tidur yang konsisten serta melakukan olahraga ringan secara rutin di pagi hari. Menciptakan rutinitas baru yang menyenangkan di luar kamar akan membantu otak membangun kembali motivasi yang sempat hilang. (LPU_Aldi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....