Kenapa Tersengat Tawon Jadi Benjol
- 26 Mei 2026 22:01 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Sengatan tawon di kepala sering kali langsung menimbulkan benjolan. Meski kulit kepala terlihat tipis, reaksi tubuh ternyata bekerja cukup kompleks.
Mengutip akun Instagram @nahhjadi, ketika tawon menyengat, serangga tersebut menyuntikkan racun ke bawah permukaan kulit. Tubuh kemudian merespons dengan melepaskan zat bernama histamin.
Histamin berfungsi memperlebar pembuluh darah di sekitar area sengatan. Tujuannya agar sel imun dan cairan tubuh lebih mudah mencapai lokasi yang terkena racun.
Proses ini merupakan bagian dari mekanisme alami tubuh untuk melawan zat asing. Selain membantu penyembuhan, respons tersebut juga memicu pembengkakan.
Pada bagian kepala, kondisi ini menjadi lebih terlihat karena struktur anatominya berbeda. Tepat di bawah kulit kepala terdapat tulang tengkorak yang keras.
Akibatnya, cairan yang terkumpul tidak bisa menyebar ke arah bawah. Cairan akhirnya terdorong ke atas dan ke samping sehingga membentuk benjolan.
Fenomena ini sebenarnya tidak hanya terjadi akibat sengatan tawon. Benjol serupa juga bisa muncul ketika kepala terbentur atau terkena pukulan.
Dalam dunia medis, pembengkakan ini merupakan bentuk respons inflamasi tubuh. Reaksi tersebut menandakan sistem pertahanan tubuh sedang bekerja.
Meski umumnya tidak berbahaya, sengatan tawon tetap perlu diwaspadai. Pada sebagian orang, reaksi alergi bisa muncul dan menyebabkan kondisi yang lebih serius.
Karena itu, area sengatan sebaiknya segera dibersihkan dan dikompres dingin. Jika muncul sesak napas atau pembengkakan berlebihan, bantuan medis perlu segera dicari.
(Ridho Wicaksono)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....