Apakah Alergi Terhadap Air itu Nyata?
- 13 Mei 2026 14:22 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Alergi terhadap air merupakan kondisi medis yang sangat langka dan nyata, yang secara teknis dikenal dengan istilah Aquagenic Urticaria. Penderita kondisi ini akan mengalami gatal-gatal dan kemerahan pada kulit sesaat setelah bersentuhan dengan air dalam suhu apa pun.
Penyebab pasti dari reaksi unik ini masih menjadi misteri di dunia medis, namun para ahli menduga adanya interaksi antara air dengan zat kimia di permukaan kulit. Meskipun disebut alergi, kondisi ini sebenarnya diklasifikasikan sebagai bentuk urtikaria fisik karena tidak melibatkan pelepasan histamin melalui antibodi IgE seperti alergi biasa.
| Baca juga: Fakta atau Mitos? Es Krim Membuat Batuk |
Dilansir dari situs Healthline Kamis (14 Mei 2026) gejala yang muncul biasanya berupa bentol-bentol kecil yang terasa panas atau perih dalam waktu 20 hingga 30 menit setelah terpapar cairan. Hal ini membuat aktivitas sehari-hari seperti mandi, terkena air hujan, hingga berkeringat menjadi tantangan fisik yang sangat berat bagi penderitanya.
Masih pada laman situs Healthline, hingga saat ini belum ditemukan obat yang dapat menyembuhkan Aquagenic Urticaria secara total, sehingga pengobatan hanya fokus pada meminimalkan gejala. Dokter biasanya menyarankan penggunaan krim pelindung atau obat antihistamin tertentu untuk memberikan lapisan perlindungan pada kulit sebelum melakukan kontak dengan air.
| Baca juga: Apa yang Harus Ada di Kotak P3K di Rumah? |
Meskipun sangat jarang terjadi di dunia, kesadaran akan kondisi ini sangat penting untuk memberikan dukungan moral bagi para penyintasnya. Pengetahuan medis yang terus berkembang diharapkan dapat menemukan solusi yang lebih efektif bagi mereka yang hidup dengan kondisi medis unik ini. (LPU_Aldi)
,
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....