Butterfly Hug Redakan Kecemasan Trauma Masa Lalu

  • 22 Apr 2026 18:49 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Butterfly Hug merupakan metode stimulasi bilateral yang mudah untuk menenangkan diri, mengurangi rasa cemas, dan menstabilkan emosi dengan cara memeluk diri sendiri. Menurut informasi dari @KemenkesRi, metode ini diperkenalkan oleh Lucina Artigas dan Ignacio Jarero pada tahun 1998 sebagai bagian dari pendekatan lebih luas dalam terapi trauma yang berbasis pada EMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing).

Meskipun awalnya diciptakan untuk mendukung korban trauma besar seperti bencana alam dan tindakan kekerasan, Butterfly Hug sekarang telah digunakan secara luas dalam berbagai situasi terapi untuk mendukung kesehatan mental. Siapa yang tidak pernah merasa cemas secara tiba-tiba memikirkan hal-hal yang belum terjadi di masa depan, atau teringat pada kenangan masa lalu yang masih mengganggu? Tentu saja, perasaan ini sangat tidak nyaman dan mengganggu pikiran kita.

Kadang-kadang, pikiran kita terlalu sibuk merisaukan hal-hal yang akan datang atau menyesali kejadian sebelumnya sehingga kita lupa untuk menenangkan diri di saat ini. Merasa cemas adalah hal yang normal, tetapi jangan biarkan rasa tersebut berlangsung lama.

Saat rasa cemas itu muncul, coba berhenti sejenak dan praktikkan teknik Butterfly Hug. Butterfly Hug melibatkan gerakan tangan yang menyerupai sayap kupu-kupu yang bergetar di dada. Dalam pelaksanaannya, seseorang menyilangkan kedua tangan di depan dada, dengan ujung jari menyentuh tulang selangka atau bahu.

Selanjutnya, mereka akan mulai menepuk secara bergantian pada bahu atau dada, mirip dengan gerakan lembut sayap kupu-kupu. Teknik ini sangat sederhana, tidak memerlukan peralatan tambahan, dan dapat dilaksanakan kapan saja serta di mana saja.

Berikut adalah langkah-langkah dasar dalam melakukan Butterfly Hug:

Dapatkan Posisi yang Nyaman: Duduk atau berdiri dengan cara yang membuat Anda merasa nyaman. Pastikan tubuh dalam keadaan rileks.

Silangkan Tangan di Dada: Letakkan kedua tangan di depan dada, dengan tangan kiri di bahu kanan dan tangan kanan di bahu kiri, atau jari-jari di atas tulang selangka.

Mulai Tepuk Secara Bergantian: Dengan lembut, tepuk bahu kiri dengan tangan kiri dan bahu kanan dengan tangan kanan. Lakukan gerakan ini secara bergantian dan teratur.

Bernapas Perlahan: Sambil melaksanakan gerakan tersebut, ambil napas dalam dan buang perlahan. Focus pada pernapasan serta pergerakan tangan.

Rasakan Ketenangan: Lanjutkan gerakan ini selama beberapa menit sampai merasa lebih tenang dan fokus.

Metode ini biasanya dipakai untuk membantu seseorang merasa aman, rileks, dan terhubung dengan tubuh mereka. Ketika seseorang merasakan kecemasan atau terperangkap dalam emosi yang kuat, Butterfly Hug dapat memberikan dukungan emosional yang nyata.

Butterfly Hug merupakan metode sederhana tetapi efektif untuk mendukung kesehatan mental. Dengan gerakan yang menenangkan dan berulangan, teknik ini membantu meredakan sistem saraf, mengurangi kecemasan, serta meningkatkan kesejahteraan emosional.

Baik sebagai bagian dari terapi trauma maupun sebagai alat untuk mengelola stres sehari-hari, Butterfly Hug memberikan cara yang mudah dan efektif untuk menjaga kesehatan mental dalam berbagai keadaan.

Butterfly Hug menunjukkan bahwa terkadang, cara untuk mencapai ketenangan batin tidak perlu rumit. Sesederhana memeluk diri sendiri, gerakan ini dapat membawa kedamaian di tengah keramaian, mengingatkan kita bahwa pelukan dari diri sendiri bisa sama kuatnya dengan pelukan dari orang lain.

( Syurie Ariandani )

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....