Sedulur Ambulan Klaten Dikukuhkan, Mempercepat Pelayanan Masyarakat
- 19 Apr 2026 16:50 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Klaten - Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo mengukuhkan paguyuban sopir ambulans Klaten dengan nama "Sedulur Ambulan". Pengukuhan tersebut berlangsung di Pendopo Kabupaten Klaten, Minggu 19 April 2026.
Pengukuhan dihadiri Sekda Klaten Jaka Purwanto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten dan juga Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Klaten Syahruna. Hadir pula ratusan supir ambulans dari berbagai instansi atau komunitas.
Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dalam pengarahannya mengatakan memberikan apresiasi terbentuknya paguyuban atau kepengurusan Sedulur Ambulan tersebut. Kehadiran Sedulur Ambulan itu merupakan mitra strategis bagi pemerintah Kabupaten Klaten dalam upaya memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat mengingat jumlah penduduk di Klaten cukup besar dan luas wilayah yang besar.
"Kita tahu Pemerintah Daerah hanya mengandalkan Dinas Kesehatan dengan kepanjangan tangannya Puskesmas tidak mungkin bisa mencakup karena wilayah kita sangat luas 26 kecamatan 491 desa Kelurahan dan penduduknya 1,3 juta. Artinya cakupannya luas sekali dan setiap hari ada yang sakit, ada yang kecelakaan sehingga dibutuhkan dari berbagai pihak yang lain. Hadirnya sedulur ambulan merupakan mitra strategis bagi Pemerintah Daerah," kata Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo, Minggu 19 April 2026.
Dikatakan para relawan ambulans mempunyai latar belakang yang berbeda -beda terkait dengan pendidikan sehingga mereka belum tentu menguasai tentang kesehatan. Oleh karena itu Pemerintah Daerah Kabupaten Klaten akan hadir akan memberikan pelatihan-pelatihan secara berkala agar nantinya para driver ambulans mempunyai kemampuan menangani pasien saat berada dilapangan seperti halnya korban kecelakaan.
Ketua Sedulur Ambulan Klaten Husni Tamrin kepada wartawan mengatakan kehadiran Sedulur Ambulan di Klaten tersebut untuk mendukung kegiatan kemanusiaan, kebencanaan, sosial dan kesehatan masyarakat. Melalui adanya paguyuban ambulans tersebut nantinya akan koordinasi dilapangan akan semakin baik dan harmonis.
"Dilatarbelakangi koordinatif saja komunikasi yang selama ini mungkin tidak cukup harmonis dengan level teknis dilapangan. Sehingga kita menjembatani agar lebih sinergitas Puskesmas Masyarakat dan relawan. Kegiatan ini dalam mendukung untuk kegiatan kemanusiaan, Kebencanaan, sosial dan kesehatan masyarakat," katanya.
Pengukuhan Sedulur Ambulan tersebut diikuti berbagai komunitas seperti halnya Muhammadiyah, NU, MTA, LDII, Forum Masyarakat Katolik Indonesia, Forum Gereja Indonesia, Hindu dan Budha. Selain itu ada relawan termasuk Sarda dan PMI.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Klaten Anggit Budiarto mengatakan organisasi Sedulur Ambulan di Klaten yang tercatat ada 185 kelompok. Total anggota kurang lebih 400 orang. Tujuan dari kegiatan tersebut setelah menjadi anggota organisasi resmi dapat bersinergi dengan Dinas Kesehatan.
" Sesuai dengan visi misi Mas Bupati dan sepuluh prioritas Mas Bupati kegiatan ini untuk mendukung mendekatkan akses pelayanan kepada masyarakat," kata Anggit Budiarto.Adam Sutanto
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....