Bahaya Menggunakan Korset saat Tidur bagi Kesehatan

  • 19 Apr 2026 09:27 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarata - Korset sering digunakan untuk membentuk siluet tubuh secara instan maupun sebagai alat penunjang pasca tindakan medis tertentu. Namun, penggunaan korset dalam jangka waktu lama, terutama saat tidur, menimbulkan kekhawatiran dari sisi kesehatan.

Pada saat tidur, tubuh membutuhkan kondisi fisiologis yang optimal tanpa tekanan eksternal agar proses pemulihan berjalan maksimal. Pada Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, penggunaan alat penekan tubuh yang tidak sesuai indikasi medis dapat mengganggu keseimbangan fisiologis, khususnya pada sistem pernapasan dan sirkulasi.

Berikut ini Gangguan yang mungkin terjadi.

1. Gangguan Sistem Pernapasan

Korset yang digunakan saat tidur dapat membatasi pengembangan rongga dada dan pergerakan diafragma. Kondisi ini menyebabkan penurunan kapasitas vital paru dan berpotensi menimbulkan sesak napas ringan hingga sedang. Tekanan eksternal pada dinding toraks dapat menurunkan efisiensi ventilasi paru, terutama ketika tubuh berada dalam posisi tidur yang secara alami sudah menurunkan fungsi paru dibanding posisi berdiri.

2. Gangguan Sistem Pencernaan

Tekanan dari korset pada area perut (abnomen) dapat meningkatkan tekanan intraabdomen. Hal ini berisiko mengganggu proses pencernaan, termasuk memperlambat pengosongan lambung serta meningkatkan risiko naiknya asam lambung. Peningkatan tekanan intraabdomen secara terus-menerus dapat memengaruhi kerja lambung dan usus, serta memicu gangguan seperti maag dan semblit.

3. Gangguan Sirkulasi dan Fungsi Organ

Penggunaan korset yang ketat dalam waktu lama dapat menghambat aliran darah, terutama di area perut dan panggul. Hal ini dapat berdampak pada distribusi oksigen dan nutrisi ke organ-organ vital. Tekanan mekanis yang berkepanjangan pada jaringan tubuh dapat menyebabkan gangguan peredaran darah dan berpotensi mengganggu fungsi organ internal jika terjadi secara terus-menerus.

4. Penurunan Kualitas Tidur

Tidur yang berkualitas sangat dipengaruhi oleh kenyamanan fisik. Korset yang digunakan saat tidur dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, membatasi pergerakan tubuh, serta memicu mikro-awakening (terbangun singkat berulang kali). Faktor fisik seperti tekanan pada tubuh dan keterbatasan gerak dapat berkontribusi terhadap penurunan kualitas tidur dan efisiensi tidur.

5. Berdampak pada Otot dan Kulit

Penggunaan korset secara terus-menerus dapat menyebabkan otot inti (core muscles) menjadi kurang aktif sehingga berpotensi melemah. Selain itu, tekanan dan gesekan yang terjadi saat tidur dapat memicu iritasi kulit. Tekanan berkepanjangan pada jaringan lunak dapat menyebabkan gangguan integritas kulit serta meningkatkan risiko iritasi dan luka tekan ringan.

Penggunaan korset saat tidur tidak disarankan karena dapat menimbulkan berbagai dampak negatif. Penggunaan korset sebaiknya dibatasi dan hanya dilakukan sesuai indikasi medis. Untuk menjaga kesehatan tubuh secara optimal, pendekatan alami seperti menjaga pola hidup sehat dan aktivitas fisik tetap menjadi pilihan utama. (Nuri)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....