Benarkah Sabun Batang Tidak Higienis?
- 01 Apr 2026 09:28 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Banyak orang percaya bahwa kuman dapat berpindah antar pengguna melalui permukaan sabun batang yang digunakan secara bersamaan. Namun, penelitian menunjukkan bahwa bakteri yang menempel pada sabun tidak akan berpindah ke kulit anda saat dibilas dengan air mengalir.
Mitos lain yang sering beredar adalah anggapan bahwa semua sabun batang pasti membuat kulit menjadi kering dan kasar. Faktanya, banyak sabun batang modern kini diformulasikan dengan kandungan pelembap alami seperti gliserin dan minyak esensial yang menjaga kelembutan kulit.
Dilansir dari situs Healthline, beberapa orang juga meragukan efektivitas sabun batang dibandingkan sabun cair dalam membunuh virus dan bakteri jahat. Padahal, gesekan fisik saat menggosok sabun batang ke tangan justru lebih efektif dalam mengangkat kotoran secara mekanis daripada sekadar mengusap busa cair.
Ada pula anggapan bahwa sabun batang tidak praktis dan mudah menjadi lembek sehingga cepat habis saat disimpan di kamar mandi. Masalah ini sebenarnya dapat diatasi dengan mudah menggunakan wadah sabun berlubang yang menjaga permukaan sabun tetap kering setelah digunakan.
Terakhir, anggapan bahwa sabun batang "ketinggalan zaman" mulai terpatahkan seiring dengan meningkatnya tren gaya hidup ramah lingkungan di masyarakat. Penggunaan sabun batang jauh lebih minim limbah plastik dibandingkan sabun cair, menjadikannya pilihan cerdas bagi konsumen yang peduli pada ekosistem. (LPU_Bayu Aji Rinaldi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....