Post-Holiday Blues: Kenali dan Atasi Rasa Lesu Pasca Liburan

  • 31 Mar 2026 16:30 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Liburan Lebaran kemarin semoga menjadi momen untuk bersantai dan mengisi ulang energi. Namun, tidak jarang setelah liburan selesai, sebagian orang merasa sulit kembali fokus bekerja atau melakukan rutinitas harian. Kondisi ini dikenal dengan istilah post-holiday blues, yaitu perasaan sedih, lelah, atau kurang semangat yang muncul ketika harus kembali ke aktivitas normal.

Menurut laman Kemenkes RI 26 Maret 2026, post-holiday blues terjadi karena tubuh dan pikiran perlu menyesuaikan diri dari suasana santai ke rutinitas yang menuntut tanggung jawab. Fenomena ini wajar dan biasanya berlangsung beberapa hari hingga satu minggu, tergantung kemampuan setiap orang dalam beradaptasi.

Tanda-tanda post-holiday blues meliputi mudah lelah, kurang semangat, susah fokus, mudah cemas, dan rasa kehilangan suasana santai saat liburan. Kesadaran terhadap gejala ini penting agar kita bisa mengambil langkah tepat untuk menyesuaikan diri kembali ke rutinitas tanpa merasa terbebani.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk kembali produktif dan menjaga kesehatan mental:

  1. Menata ulang prioritas
    Buat daftar tugas harian dan urutkan berdasarkan tingkat urgensi. Fokus dulu pada yang paling penting agar beban mental tidak menumpuk. Menyelesaikan tugas secara bertahap membuat transisi lebih ringan.
  2. Mencari semangat kecil
    Temukan hal sederhana yang membuat suasana hati lebih baik, seperti menata meja kerja, mendekorasi ruang kerja, atau berbincang ringan dengan rekan kerja. Aktivitas kecil ini bisa membangkitkan motivasi secara perlahan.
  3. Menanamkan rasa tanggung jawab
    Ingat bahwa pekerjaan adalah kewajiban yang harus diselesaikan dengan integritas. Menyelesaikan pekerjaan dengan sungguh-sungguh membantu membangun rasa percaya diri dan stabilitas emosional.
  4. Menghindari penumpukan tugas
    Segera kerjakan tugas-tugas kecil atau menunda pekerjaan yang tidak mendesak agar tidak menjadi beban besar. Efisiensi di awal akan membuat hari-hari berikutnya lebih ringan.
  5. Transisi secara bertahap
    Sesuaikan jam tidur, pola makan, dan aktivitas fisik secara perlahan agar tubuh tidak kaget. Olahraga ringan atau berjalan kaki di sekitar kantor bisa membantu melepaskan hormon kebahagiaan dan mengurangi stres.
  6. Fokus pada hal positif dan liburan mendatang
    Alihkan perhatian dari rasa sedih akibat liburan selesai ke target baru yang ingin dicapai. Ingat juga bahwa liburan berikutnya akan datang jika pekerjaan saat ini ditangani dengan baik.

Jika gejala post-holiday blues terasa lebih berat atau berlangsung lebih dari satu minggu, sebaiknya mencari bantuan profesional. Dengan pengelolaan yang tepat, kita bisa kembali produktif tanpa mengorbankan kesehatan mental dan fisik. (DR)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....