dr. Widhy Jabat Dirut RS PKU Muhammadiyah Sragen, Ambisi Jadi Rumah Sakit Utama

  • 26 Feb 2026 21:08 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, SRAGEN – Estafet kepemimpinan di RS PKU Muhammadiyah Sragen resmi bergulir. Di bawah komando Direktur baru, dr. Widhy Puji Hartanto, rumah sakit tipe C ini tancap gas memperkuat posisinya sebagai fasilitas kesehatan pilihan utama bagi masyarakat Sragen dan sekitarnya.

Dalam momentum pelantikan Kamis 26 Februari 2026, dr. Widhy mengungkapkan ambisinya untuk mengembangkan Trauma Center sebagai program unggulan masa depan. Langkah ini diambil mengingat lokasi rumah sakit yang strategis di jalur nasional yang tergolong rawan kecelakaan lalu lintas (KLL).

"Harapan kami, warga Sragen tidak perlu lagi jauh-jauh ke Solo untuk penanganan ortopedi atau bedah saraf. Kami ingin menjadi solusi cepat bagi kasus kecelakaan agar pasien segera tertangani tanpa kendala jarak," ujar dr. Widhy.

Saat ini, RS PKU Muhammadiyah Sragen didukung oleh lebih dari 280 karyawan, termasuk 15 dokter spesialis dan 12 dokter umum. Selain rencana Trauma Center, rumah sakit ini juga telah memiliki unit Hemodialisa (cuci darah) yang menjadikannya satu dari sedikit rumah sakit di Sragen dengan fasilitas tersebut.

Kinerja rumah sakit pun menunjukkan tren positif dengan tingkat keterisian tempat tidur (Bed Occupancy Rate/BOR) yang stabil di angka 80% hingga 90%. Angka ini menjadi modal kuat bagi dr. Widhy untuk meneruskan kesuksesan direktur sebelumnya, dr. Indra.

Sejalan dengan visi medis tersebut, Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Sragen, K.H. Ali Rosyidhi, menekankan bahwa kehadiran PKU bukan sekadar urusan medis, melainkan instrumen dakwah.

"Kami berharap PKU mengomandani orkestrasi dakwah melalui kesehatan. Dengan service excellent, kita syiarkan Islam. Jika pelayanan bagus, masyarakat akan semakin cinta dan merasakan manfaat nyata dari Muhammadiyah," kata K.H. Ali Rosyidhi.

Ke depan, persyarikatan Muhammadiyah Sragen juga menargetkan ekspansi jaringan kesehatan dengan rencana pembangunan klinik kelima, guna melengkapi ekosistem layanan satu rumah sakit dan empat klinik yang sudah berjalan saat ini.

Ketua PDM menegaskan Melalui integrasi pelayanan medis yang unggul dan semangat dakwah, RS PKU Muhammadiyah Sragen optimistis dapat memberikan kemanfaatan yang lebih luas bagi umat, bangsa, dan negara. MI

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....