Strategi Nutrisi dan Persiapan Fisik Sambut Ramadan
- 18 Feb 2026 14:23 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Bulan suci ramadhan 1447 H sudah di depan mata. Dengan waktu yang semakin dekat, menyiapkan tubuh agar tidak "kaget" saat beralih pola makan menjadi kunci utama kelancaran ibadah. Berikut adalah panduan lengkap dari sisi kesehatan dan nutrisi.
Transisi mendadak sering kali menyebabkan sakit kepala atau lemas di hari-hari pertama. Para ahli menyarankan untuk mulai mengurangi porsi makan siang dan membatasi asupan kafein satu minggu sebelum puasa. Ini membantu tubuh beradaptasi dengan ritme metabolisme yang baru.
Sahur adalah "bahan bakar" utama Anda selama belasan jam. Fokuslah pada makanan yang memberikan rasa kenyang lebih lama.Karbohidrat Kompleks dengan memilih nasi merah, gandum, atau umbi-umbian yang melepaskan energi secara perlahan.Untuk serat dan nutrisi dapat Konsumsi sayuran seperti bayam yang kaya zat besi untuk mencegah anemia, serta protein untuk menjaga massa otot.
Menurut ahli gizi, masalah utama saat puasa bukanlah lapar, melainkan dehidrasi. Untuk mengatasinya, terapkan pola minum air putih 2-4-2.Dengan 2 Gelas saat berbuka puasa,4 Gelas saat makan malam hingga menjelang tidur,serta 2 Gelas saat sahur.Hindari minuman yang terlalu manis atau berkafein saat sahur karena dapat memicu rasa haus lebih cepat di siang hari.
Dr. Juwalita Surapsari menekankan pentingnya tidak makan berlebihan saat berbuka untuk menghindari kenaikan berat badan yang tidak sehat. Mulailah dengan segelas air hangat dan 1-3 butir kurma untuk menstabilkan kadar gula darah sebelum masuk ke hidangan utama.
Untuk menjaga stamina tetap prima sepanjang Ramadhan 2026, pastikan piring makan Anda mengandung gizi seimbang. Ahli gizi menyarankan penggunaan menu kaya vitamin A, C, dan K dari sayuran hijau untuk memperkuat sistem imun selama beraktivitas. (Aditya Wardhana)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....