Puluhan Anak Pejuang Kanker Diwisuda di RSDM Solo

  • 07 Feb 2026 14:17 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Suasana haru dan bangga menyelimuti Ruang Sekar Jagad RUmah Sakit Dokter Moewardi (RSDM ) Solo, Sabtu, 7 Februari 2026. Sebanyak 25 anak pejuang kanker (cancer survivor) mengikuti prosesi wisuda yang digagas oleh Komunitas Childhood Cancer Indonesia sebagai simbol keberhasilan mereka menyelesaikan pengobatan kemoterapi.

Ketua Komunitas Childhood Cancer Indonesia, Raka Bagaskara, menjelaskan wisuda ini merupakan agenda tahunan untuk mengapresiasi perjuangan panjang anak-anak melawan kanker. Uniknya, para wisudawan tidak mengenakan toga, melainkan kostum profesi sesuai cita-cita mereka, seperti polisi dan TNI, yang menyiratkan harapan masa depan yang cerah.

"Pengobatan kemoterapi itu panjang, dari 6 bulan sampai 2 tahun. Dulu ada pasien yang merasa kemoterapi itu seperti sekolah, kalau lulus dapat piala. Dari situlah tercetus ide wisuda ini sebagai apresiasi atas perjuangan mereka," ujar Raka saat ditemui rri.co.id di sela kegiatan.

Raka menambahkan, mayoritas kasus yang ditangani adalah kanker darah (leukemia) diikuti kanker tulang. Melalui acara ini, ia berharap para survivor (yang sudah sembuh) dapat memberikan semangat kepada para fighter (yang masih berjuang) agar memiliki keyakinan untuk sembuh dan bertahan hidup.

Sementara itu, Wakil Wali Kota Surakarta, Astrid Widayani, yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan apresiasi mendalam kepada anak-anak, orang tua, serta tenaga medis. Ia menyebut perjalanan melawan kanker penuh dengan dinamika emosi, namun keberhasilan ini adalah bukti nyata adanya keajaiban dan kerja keras.

"Wisuda hari ini bukanlah akhir, melainkan awal babak baru. Teruslah bermimpi setinggi langit. Pengalaman yang telah dilalui akan menjadikan kalian pribadi yang lebih kuat dan penuh empati," kata Astrid.

Astrid juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Surakarta untuk terus menghadirkan lingkungan kota yang ramah anak dan inklusif. Ia memastikan setiap anak, termasuk mereka dengan riwayat penyakit serius, memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh dan berkembang meraih cita-citanya. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....