Menkes Minta Respati Siapkan Generasi Muda Kelola RS Kardiologi

  • 01 Feb 2026 04:17 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pasca diresmikan Presiden Prabowo Subianto, Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia sudah mulai menangani pasien. Meskipun pasien yang ditangani masih limpahan dari Rumah Sakit Dokter Sardjito Yogyakarta, yang menjadi pengelola sementara.

Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia sendiri kemungkinan akan diserahterimakan pengelolaannya dari Rumah Sakit Dokter Sardjito ke Pemerintah Kota (Pemkot) Surakarta pada 2030 atau 2031 mendatang.

Dalam mempersiapkan hal itu, Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin memberikan pesan kepada Wali Kota Solo, Respati Ardi untuk mempersiapkan tenaga medis yang masih muda agar bisa dilatih dalam mengelola Rumah Sakit Kardiovaskular terbaik di Jawa Tengah ini.

"Saya sudah bilang ke Pak Wali, kasih yang muda-muda yang semangat-semangat, yang pintar-pintar, yang harus belajar supaya mereka belum terpatri itu budaya lamanya gitu ya. Nanti orang-orang mudanya Pak Wali ini akan kita akselerasi kemampuan skill-nya, kemampuan manajemennya, kemampuan tata kelolanya supaya nanti dalam lima tahun bisa ganti," kata Budi Gunadi Sadikin saat meninjau Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia pada Kamis, 29 Januari 2026.

Tidak hanya diberikan kepada Wali Kota Solo, Menteri Kesehatan juga memberikan pesan ataupun tugas kepada Direktur Rumah Sakit Dokter Sardjito, Eniarti yang menjadi pengelola Rumah Sakit Kardiologi, untuk bisa membantu Rumah Sakit Daerah di Solo agar bisa memberikan pelayanan terbaik.

"Bu Eni tadi saya bilang ke Pak Wali harus mengampuh RSUD di Solo. Karena saya pengen rumah sakit yang bagus seperti ini, is not only this one but all hospital dan rumah sakit daerah itu punya isu di mana-mana mengenai tata kelola, financial management, hospital management-nya is always an issue," katanya menambahkan.

Menteri Kesehatan juga berencana mengirimkan technical assistant yang nantinya bertugas meningkatkan pelayanan terbaik di seluruh Rumah Sakit Daerah milik Pemerintah Kota (Pemkot) Solo.

Sementara itu, sebagai pengelola sementara Rumah Sakit Kardiologi Emirates Indonesia, Direktur Rumah Sakit Dokter Sardjito Yogyakarta, Eniarti berusaha menjadikan Rumah Sakit hibah Pemerintah Uni Emirat Arab (UEA) ini bisa menjadi pusat pelayanan Kardiovaskular di Indonesia.

"Kami bercita-cita Rumah Sakit ini berkembang menjadi pusat layanan kardiovaskuler yang secara khusus didedikasikan untuk menjawab kebutuhan masyarakat terhadap layanan jantung yang berkualitas di Indonesia," ucap Eniarti.

Dengan memiliki fasilitas yang baik, Dokter Eniarti juga menambahkan akan mengoptimalkan Sumber Daya Manusia (SDM) yang profesional dan mampu meningkatkan mutu layanan secara optimal.

"Seluruh fasilitas ini ke depan akan terus kami optimalkan dengan dukungan sumber daya manusia profesional termasuk kolaborasi dengan tenaga medis berpengalaman dari Rumah Sakit Dokter Sardjito agar mutu layanan yang diberikan semakin optimal dan berkelanjutan," ucapnya menambahkan. (JK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....