Mengenal Moon Face, Penyebab, Gejala dan Cara Penyembuhannya
- 27 Jan 2026 09:26 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Fenomena moon face atau wajah membulat semakin sering menjadi perhatian masyarakat, terutama di kalangan pasien yang menjalani pengobatan tertentu. Kondisi ini bukan sekadar perubahan bentuk wajah biasa, melainkan istilah medis yang menggambarkan penumpukan lemak dan cairan di area pipi dan sisi wajah sehingga tampak bulat seperti bulan purnama.
Menurut Dr. Jennifer Robinson, MD, dokter medis yang kerap mereview artikel kesehatan di WebMD Health Corp US, menjelaskan moon face umumnya berkaitan dengan penggunaan obat kortikosteroid dalam jangka panjang. Obat-obatan seperti prednison atau deksametason dapat memengaruhi keseimbangan hormon kortisol, sehingga memicu perubahan distribusi lemak dalam tubuh termasuk di wajah.
Dr. Robinson mengatakankan meskipun moon face kerap dikaitkan dengan Sindrom Cushing, kondisi tersebut tidak dapat dipastikan hanya dari perubahan wajah semata. Dalam literatur ditekankan bahwa WebMD Moon face adalah tanda klinis, bukan diagnosis, sehingga untuk memastikan penyebabnya, dokter perlu melihat gejala lain serta hasil pemeriksaan laboratorium.
Dalam praktik klinis, dokter akan terlebih dahulu menelusuri riwayat penggunaan obat pasien, jika moon face disebabkan oleh steroid, penanganan tidak dilakukan dengan menghentikan obat secara mendadak. Dr. Robinson menegaskan bahwa penghentian steroid harus dilakukan secara bertahap dan terkontrol, karena penghentian mendadak dapat membahayakan fungsi hormon tubuh.
Namun moon face pada banyak kasus bersifat reversibel sehingga setelah kadar kortisol kembali normal, baik melalui penyesuaian obat maupun pengobatan penyebab hormonal, bentuk wajah umumnya akan berangsur-angsur kembali mendekati kondisi semula. Namun proses ini tidak instan dan membutuhkan waktu.
Dr. Robinson menyebut bahwa perbaikan biasanya mulai terlihat dalam hitungan minggu, tetapi pemulihan yang lebih jelas dapat memakan waktu hingga beberapa bulan. Lama proses sangat bergantung pada penyebab utama, durasi penggunaan obat, serta kondisi kesehatan masing-masing individu.
Dr. Jennifer Robinson menekankan pentingnya tidak menilai moon face semata-mata dari sisi estetika namun menemukan penyebab medisnya. Dengan diagnosis yang tepat dan penanganan yang aman, moon face bukan hanya dapat dikendalikan, tetapi juga menjadi petunjuk penting dalam menjaga kesehatan hormonal secara menyeluruh. (Wiwik)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....