Air Nabeez sebagai Minuman Tradisional Fungsional Alami

  • 26 Jan 2026 14:28 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Air nabeez merupakan minuman rendaman kurma atau kismis yang dikenal dalam tradisi kesehatan Islam sejak masa Nabi Muhammad. Minuman ini dipercaya memiliki manfaat hidrasi dan pencernaan karena kandungan nutrisi alaminya yang sederhana mudah diserap tubuh manusia.

Proses pembuatan air nabeez dilakukan dengan merendam buah dalam air bersih semalaman, tanpa pemanasan berlebihan agar nutrisi terjaga. Fermentasi ringan alami terjadi tanpa menghasilkan alkohol tinggi jika waktu perendaman dikontrol tepat sesuai anjuran kesehatan tradisional Islam.

Penelitian Universitas Gadjah Mada menunjukkan rendaman kurma meningkatkan aktivitas antioksidan dalam minuman tradisional berbasis buah alami lokal Indonesia. Antioksidan berperan penting melindungi sel tubuh dari stres oksidatif akibat radikal bebas yang terbentuk selama aktivitas metabolisme harian.

Studi Universitas Airlangga menjelaskan air nabeez mendukung kesehatan pencernaan melalui serat larut alami kurma yang difermentasi ringan terkendali. Serat tersebut membantu keseimbangan mikrobiota usus dan meningkatkan kenyamanan sistem cerna manusia dewasa secara bertahap alami berkelanjutan aman.

Kandungan gula alami dalam air nabeez memberikan energi tanpa lonjakan glukosa berlebihan bagi tubuh saat beraktivitas ringan harian. Hal ini relevan bagi masyarakat yang membutuhkan minuman sehat pendamping aktivitas sehari hari dengan pola hidup seimbang berkelanjutan.

Dengan pengolahan higienis air nabeez dapat menjadi alternatif minuman fungsional alami berbasis tradisi lokal bernilai budaya kesehatan tinggi. Konsumsi bijak sesuai anjuran ilmiah membantu memaksimalkan manfaat serta menjaga keamanan kesehatan tubuh jangka panjang secara konsisten bertanggungjawab.(Aris)

Referensi:

1. Wulandari, R., dkk. (2020). Aktivitas Antioksidan Rendaman Kurma. Jurnal Teknologi Pangan, Universitas Gadjah Mada.

2. Prasetyo, A., dkk. (2019). Peran Serat Pangan terhadap Kesehatan Pencernaan. Jurnal Kesehatan Masyarakat, Universitas Airlangga.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....