RSUD Karanganyar Siagakan SOP Pandemi Hadapi Super Flu
- 05 Jan 2026 17:57 WIB
- Surakarta
KBRN, Karanganyar: RSUD Karanganyar mulai meningkatkan kewaspadaan terkait merebaknya informasi penyebaran virus Influenza A H3N2 Subclade K atau yang dikenal sebagai Super Flu. Meski hingga saat ini kasus tersebut belum ditemukan di Jawa Tengah, pihak rumah sakit telah menyiapkan skema mitigasi dengan mengaktifkan kembali Standar Operasional Prosedur (SOP) yang digunakan pada masa pandemi Covid-19.
Direktur RSUD Karanganyar, Arif Setyoko, mengatakan, seluruh infrastruktur medis mulai dari ruang isolasi khusus hingga kesiapan Alat Pelindung Diri (APD) bagi tenaga kesehatan kini dalam posisi siaga.
“Kita sudah mempersiapkan diri dengan SOP yang seperti zaman Covid dulu, termasuk ruang isolasi dan penanganan, semuanya sudah siap,” ucap Arif Setyoko saat dikonfirmasi wartawan, Senin (5/1/2026).
Arif menjelaskan kewaspadaan ini sangat penting mengingat virus Super Flu dilaporkan mulai masuk ke pintu gerbang internasional seperti Jakarta dan Surabaya melalui kepulangan pekerja migran.
“Di Jawa Tengah alhamdulillah belum ada, jangan sampai ada lah. Tapi kita tetap antisipasi. Kalau di Indonesia sudah masuk di Jakarta sama Surabaya, karena kebanyakan di sana pintu gerbang TKI,” ujarnya.
Sebagai langkah preventif, lanjut Dirut, RSUD Karanganyar kini telah menyediakan stok vaksin influenza untuk masyarakat. Arif menekankan pentingnya vaksinasi sebagai benteng pertahanan tubuh.
“Vaksin itu bukan untuk mengobati tapi untuk mencegah atau mengurangi komplikasi yang ada. Kalau itu yang diserang kan saluran pernapasan dan lain sebagainya,” ucapnya.
Selain vaksinasi, Arif Setyoko memberikan pesan edukasi kepada masyarakat untuk kembali disiplin menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Ia mengingatkan warga untuk rutin mencuci tangan, terutama setelah berinteraksi di ruang publik.
“Pertama kan PHBS saja, perilaku hidup bersih sehat, mungkin habis salaman ya cuci tangan,” ujarnya.
Disinggung terkait kebijakan penggunaan masker secara massal, Arif mengatakan, pihak RSUD masih menunggu instruksi resmi dari Kementerian Kesehatan.
“Kita nunggu perintah dari Kemenkes ya. Kalau memang sudah darurat atau sudah terjadi KLB baru mungkin ada surat edaran. Kalau belum ada surat edaran, lah ngapain,” pungkas Arif Setyoko.
Adapun, melalui kesiapan SOP dan fasilitas isolasi ini, RSUD Karanganyar berkomitmen memberikan perlindungan maksimal bagi warga Bumi Intanpari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....