Peringati HKN ke-61, Solo Gaungkan Health Tourism

  • 31 Okt 2025 20:58 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Pendapi Gede Balai Kota Surakarta, Jumat (31/10/2025), menjadi momentum bagi Pemerintah Kota Surakarta untuk meneguhkan komitmen terhadap pelayanan kesehatan sekaligus memperkuat arah baru pembangunan kota melalui health tourism.

Wali Kota Surakarta, Respati Ardi, menegaskan pemerintah daerah memiliki tanggung jawab penuh dalam memastikan setiap warga memperoleh hak dasar berupa layanan kesehatan dan pendidikan yang merata.

“Pemerintah Kota Surakarta sebagai fasilitator pelayanan dasar akan terus berkomitmen mempromosikan dan mengoptimalkan layanan kesehatan bagi masyarakat,” ujarnya saat ditemui rri.co.id di sela kegiatan.

Respati juga menyoroti pesatnya pertumbuhan industri kesehatan di Kota Bengawan. Ia membuka peluang investasi dan kerja sama dengan sektor swasta untuk mengembangkan industri kesehatan lokal yang berdaya saing tinggi.

“Kami siap membantu mempromosikan setiap upaya pengembangan industri kesehatan karena kepedulian masyarakat terhadap kesehatan kini semakin meningkat,” katanya menambahkan.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Surakarta, Retno Erawati, menjelaskan bahwa HKN ke-61 tahun ini mengusung tema Health Tourism. Tema tersebut diselaraskan dengan visi dan misi Pemerintah Kota Surakarta untuk memperkuat sektor wisata berbasis layanan kesehatan.

“Pada HKN tahun ini, kami menghadirkan berbagai stan dari 20 rumah sakit dan 17 Puskesmas, baik milik pemerintah maupun swasta, serta laboratorium kesehatan daerah yang menampilkan inovasi unggulannya,” kata Retno.

Retno berharap kegiatan ini mampu memperluas promosi health tourism Kota Surakarta, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga hingga mancanegara.

“Harapannya, layanan medical tourism dan wellness tourism di Solo semakin dikenal luas dan menjadi kebanggaan daerah,” ucapnya.

Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, juga digelar talk show bertema health tourism dengan menghadirkan narasumber dari Dinas Pariwisata, Badan Pariwisata Kota Surakarta, serta Asosiasi Perusahaan Perjalanan Wisata Indonesia (Asita). Dengan peserta dari berbagai fasilitas kesehatan, instansi pemerintah, serta lembaga pendidikan. (Dania)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....