Manfaat Luar Biasa Rebusan Buah Pir dan Jahe
- 30 Okt 2025 11:11 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta: Cuaca yang tidak menentu akhir-akhir ini membuat banyak orang mengalami gangguan kesehatan seperti batuk, pilek, hingga radang tenggorokan. Di tengah tren hidup sehat dan kembali ke bahan alami, masyarakat kini mulai melirik rebusan buah pir dan jahe sebagai ramuan tradisional yang dinilai efektif meredakan radang tenggorokan tanpa efek samping.
Ramuan ini bahkan sempat viral di berbagai media sosial karena dianggap ampuh dan mudah dibuat di rumah. Kombinasi antara buah pir yang menyegarkan dan jahe yang menghangatkan tubuh membuat minuman ini tidak hanya menyehatkan, tetapi juga menenangkan tenggorokan yang terasa gatal atau nyeri.
Menurut dr. Erlina Burhan, Sp.P(K) dari RSUP Persahabatan Jakarta, buah pir mengandung air hingga 84 persen, kaya vitamin C, serta antioksidan flavonoid yang berfungsi untuk melembapkan tenggorokan dan mengurangi peradangan alami. Sementara itu, jahe mengandung senyawa aktif gingerol dan shogaol yang bersifat antiinflamasi, antibakteri, serta antivirus, sehingga membantu melawan infeksi dan mempercepat pemulihan.
Kandungan alami keduanya mampu membantu meredakan radang tenggorokan dan batuk kering. Melembapkan saluran napas agar tidak terasa perih, menghangatkan tubuh dan meningkatkan daya tahan tubuh, mengeluarkan lendir serta melancarkan pernapasan.
Untuk mendapatkan manfaatnya secara optimal, berikut langkah-langkah membuatnya di rumah:
Bahan:
- 1 buah pir ukuran sedang (jenis pir hijau atau pir madu).
- 2 ruas jahe segar (sekitar 5 cm), digeprek atau diiris tipis.
- 500 ml air.
- 1–2 sdm madu murni (opsional, untuk rasa manis alami).
Cara membuat:
- Kupas dan potong buah pir menjadi beberapa bagian kecil.
- Masukkan potongan pir dan irisan jahe ke dalam panci berisi air.
- Rebus dengan api kecil selama 15–20 menit hingga air berkurang separuhnya.
- Saring rebusan, tuang ke dalam gelas, dan biarkan hangat.
- Tambahkan madu jika ingin rasa lebih lembut dan menenangkan tenggorokan.
Ramuan ini dapat diminum 2 kali sehari, pagi dan malam. Terutama saat tenggorokan terasa tidak nyaman.
Rebusan buah pir dan jahe bukan hanya sekadar minuman tradisional, tetapi juga terapi alami yang mudah, murah, dan aman untuk menjaga kesehatan tenggorokan di musim pancaroba. Dengan bahan sederhana yang tersedia di dapur, masyarakat dapat memanfaatkan kekayaan alam ini untuk menjaga daya tahan tubuh tanpa ketergantungan obat kimia.(Yova/Aditya )
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....