Manfaat dan Risiko Cuci Muka dengan Air Garam

  • 14 Okt 2025 08:40 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Banyak orang penasaran apakah mencuci muka dengan air garam bisa membantu mengatasi kulit berminyak dan jerawat. Air garam diyakini memiliki sifat eksfoliasi dan antimikroba ringan yang bisa mengangkat sel kulit mati dan kotoran dari pori-pori.

Selain itu, mineral seperti magnesium, kalsium, dan kalium yang terkandung dalam air laut dipercaya dapat menenangkan inflamasi dan memperkuat barier kulit. Meski ada potensi manfaat, dilansir dari situs Healthline, penggunaan air garam untuk wajah juga bukan tanpa risiko.

Terlalu sering atau dengan konsentrasi garam tinggi, cuci muka dengan air garam dapat menyebabkan kulit menjadi kering, iritasi, mengelupas, bahkan merusak barier kulit. Ahli dermatologi menyarankan untuk tidak menjadikannya rutinitas harian, terutama bagi kulit sensitif, eksim, atau rosacea.

Untuk mencoba cuci muka dengan air garam dengan lebih aman, mulailah dengan frekuensi rendah (1–2 kali per minggu) dan gunakan larutan garam ringan (misalnya 1 sendok teh garam halus dalam 500 ml air hangat).

Oleskan dengan lembut menggunakan kapas atau semprot lalu bilas dengan air biasa. Perhatikan reaksi kulit—jika muncul kemerahan, rasa kencang, atau iritasi, segera hentikan dan konsultasikan ke dokter kulit.

Secara keseluruhan, mencuci muka dengan air garam bisa menjadi alternatif alami dengan manfaat terbatas, terutama untuk jenis kulit berminyak atau kombinasi. Namun, klaim bahwa air garam bisa menyembuhkan jerawat secara menyeluruh belum didukung bukti ilmiah kuat.

Oleh karena itu, tetaplah mengutamakan produk dan perawatan dermatologi yang terbukti aman, serta mendengarkan respons kulit sendiri. (LPU_Aldi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....