Autisme: Gangguan Perkembangan yang Perlu Dukungan Seumur Hidup

  • 31 Agt 2025 22:05 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) bukanlah penyakit yang harus disembuhkan, melainkan gangguan perkembangan saraf yang memengaruhi kemampuan komunikasi, interaksi sosial, dan perilaku. Kondisi ini biasanya terdeteksi sejak usia dini dan memerlukan dukungan secara khusus sepanjang kehidupannya.

Menurut Dr. Melly Budhiman, Sp.KJ, Psikiater anak senior dan Ketua Yayasan Autisma Indonesia (YAI) dalam sebuah tayangan Youtube, masih banyak kesalahpahamanditengah masyarakat bahwa autisme harus diobati padahal sebenarnya autis bukanlah penyakit. “Autisme bukan penyakit dan tidak bisa disembuhkan, namun, dukungan sejak dini dapat meningkatkan perkembangan dan kualitas hidup,” katanya

Autisme atau Autism Spectrum Disorder (ASD) membutuhkan intervensi untuk membantu individu autis untuk mengembangkan ketrampilan sosial, komunikasi dan kemandirian. “Yang diperlukan adalah terapi dan pendidikan khusus, bukan pengobatan. Pendekatan ini akan membantu anak dengan autisme mencapai potensi terbaik mereka sehingga ,” kata Dr Melly.

Terapi yang dilakukan untuk anak ASD adalah terapi perilaku (Applied Behavior Analysis/ABA, terapi bermain), terapi wicara dan komunikasi, terapi okupasi untuk melatih keterampilan sehari-hari yang disertai pendampingan pendidikan khusus. Tujuannya adalah membantu anak mengembangkan kemampuan komunikasi, keterampilan sosial, dan kemandirian, bukan menghapus identitas autisme mereka.

Meskipun sampai saat ini WHO menjelaskan bahwa di masyarakat masih ditemui adanya stigma negatif terhadap anak dengan ASD. Untuk itu edukasi terhadap masyarakat menjadi kunci agar anak dengan autisme mendapat penerimaan dan kesempatan yang setara di tengah masyarakat. (Wiwik)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....