Segelas Rempah, Sejuta Manfaat: Warisan Alam untuk Kesehatan

  • 10 Jul 2025 09:46 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Di tengah gempuran gaya hidup modern, kembali ke alam menjadi pilihan bijak bagi banyak orang. Salah satu tradisi kuno yang kini kembali digemari adalah minum rempah.

Dikutip dari infipop, minum rempah bukan sekadar tren sesaat, praktik ini didukung oleh pemahaman mendalam tentang khasiat tanaman yang telah diwariskan lintas generasi dan kini banyak dieksplorasi oleh sains. Rempah-rempah, yang akrab ditemui di dapur, ternyata menyimpan segudang manfaat yang berpotensi meningkatkan kualitas kesehatan secara signifikan.

Rempah-rempah adalah bagian dari tanaman, bisa berupa akar, rimpang, batang, daun, bunga, biji, hingga kulit kayu, yang kaya akan senyawa bioaktif. Senyawa inilah yang memberikan rempah karakteristik rasa, aroma, dan, yang terpenting, efek terapeutik.

Beberapa rempah populer seperti jahe, kunyit, temulawak, serai, cengkeh, dan kayu manis, masing-masing memiliki profil senyawa unik yang berkontribusi pada beragam khasiatnya. Misalnya, kurkumin pada kunyit atau gingerol pada jahe adalah contoh senyawa yang telah banyak diteliti.

Salah satu manfaat paling terkenal dari rempah adalah kemampuannya sebagai agen anti-inflamasi. Peradangan kronis adalah akar dari banyak penyakit degeneratif.

Rempah-rempah seperti kunyit (dengan senyawa kurkuminnya) dan jahe dikenal dapat membantu menekan jalur inflamasi dalam tubuh, berkontribusi pada pengurangan nyeri dan pembengkakan. Banyak rempah kaya akan antioksidan dan senyawa imunomodulator.

Konsumsi rutin dapat membantu memperkuat respons kekebalan tubuh, menjadikannya lebih tangguh dalam melawan infeksi virus, bakteri, dan patogen lainnya. Misalnya, vitamin C dan antioksidan dalam beberapa rempah membantu melindungi sel-sel imun.

Rempah-rempah telah lama digunakan untuk mengatasi masalah pencernaan. Jahe, misalnya, efektif dalam meredakan mual, kembung, dan dispepsia (gangguan pencernaan).

Senyawa aktif dalam rempah dapat merangsang produksi enzim pencernaan dan melancarkan motilitas usus. Selain itu memastikan penyerapan nutrisi yang optimal dan mengurangi ketidaknyamanan setelah makan.(Aditya wardhana)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....