Manfaat dan Khasiat Bunga Tapak Dara

  • 19 Mei 2025 08:05 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Bunga tapak dara (Catharanthus roseus) bukan hanya mempercantik taman dengan warna-warninya yang cerah, tetapi juga menyimpan beragam manfaat kesehatan. Tanaman ini mengandung senyawa aktif seperti vinblastin dan vincristine yang telah digunakan dalam pengobatan kanker, termasuk leukemia dan limfoma.

Dilansir dari situs resmi Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, senyawa-senyawa ini berperan penting dalam terapi kemoterapi untuk beberapa jenis kanker. Selain itu, tapak dara memiliki sifat hipoglikemik yang membantu menurunkan kadar gula darah, menjadikannya bermanfaat bagi penderita diabetes tipe 2.

Efek vasodilator dari tanaman ini juga membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Dalam pengobatan tradisional, tapak dara sering digunakan untuk mengatasi gejala malaria dan infeksi bakteri atau jamur, berkat sifat antimikrobanya.

Ekstrak bunga tapak dara mengandung alkaloid, flavonoid, fenolik, tanin, dan terpenoid, yang berkontribusi pada aktivitas antioksidan tanaman ini. Dengan nilai IC 50 sebesar 50,069 ppm pada fraksi etil asetat, ekstrak ini menunjukkan potensi sebagai antioksidan yang kuat.

Untuk menanam tapak dara, anda dapat menggunakan metode stek atau biji. Tanaman ini tumbuh subur di iklim hangat dengan suhu antara 21–23°C dan membutuhkan sinar matahari yang cukup. Namun, hindari penyiraman berlebihan karena dapat menyebabkan busuk akar. Dengan perawatan yang tepat, tapak dara dapat menjadi tambahan yang indah dan bermanfaat untuk taman anda. (LPU_Aldi)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....