Lebih Sehat Mana Gula Batu atau Gula pasir
- 14 Feb 2025 14:58 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta : Terdapat berbagai macam jenis gula yang ada di pasaran. Secara umum, gula pasir dan gula batu sering kali digunakan sebagai campuran makanan dan minuman yang kita konsumsi sehari-hari.
Gula pasir sering dimanfaatkan sebagai penyeimbang rasa asin dalam makanan, serta berfungsi sebagai pemanis dalam berbagai resep kue. sedangkan, gula batu sebagai pemanis dalam minuman hangat, seperti teh manis atau wedang jahe.
Gula pasir dihasilkan melalui suatu proses pemurnian yaitu pemanasan jus tebu atau bit gula, diikuti dengan penghilangan kotoran dan proses kristalisasi Hasilnya adalah butiran gula yang halus dan berwarna putih. Sementara itu, gula batu dihasilkan dari larutan gula panas yang didinginkan secara bertahap, yang menyebabkan terbentuknya kristal besar dan padat. Proses ini lebih alami dan mengalami tingkat pengolahan yang lebih rendah dibandingkan dengan gula pasir.
Dikutip dari hellosehat.com gula batu tidak bisa dianggap lebih sehat dibandingkan dengan gula pasir. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa keduanya terbuat dari sumber yang sama, yakni tebu atau bit gula, meskipun mengalami proses pengolahan yang berbeda. Kandungan sukrosanya gula pasir sebanyak 99,98 gram, sementara gula batu mengandung 99,7 gram sukrosa, selain itu proses kristalisasi menyebabkan gula batu memiliki kandungan air yang lebih tinggi.
Mengonsumsi gula dalam jumlah berlebihan dapat berdampak negativ terhadap kesehatan, batas asupan yang dianggap aman adalah 50 gram per hari, yang setara dengan empat sendok makan. Namun, disarankan agar konsumsi tetap di bawah batas aman yang telah ditetapkan, lebih baik lagi jika membatasi asupan menjadi 25 gram per hari, yang setara dengan dua sendok makan. ( Fara dan Nabilla)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....