Sandal Jepit, Efek Samping dan Pemilihan yang Tepat
- 04 Feb 2025 15:49 WIB
- Surakarta
KBRN, Surakarta : Sandal jepit adalah salah satu jenis alas kaki yang sangat diminati di kalangan masyarakat, terutama di Indonesia karena praktis dan mudah untuk dipakai. Selain itu banyak orang memakai sandal jepit sebagai alas kaki untuk bersantai di dalam rumah, guna menghindari kontak langsung antara kaki dan permukaan lantai.
Tanpa kita sadari menggunakan sandal jepit dalam jangka waktu yang lama dapat menimbulkan efek samping, demikian dilansir dari doktersehat.com mengenai efek samping menggunakan sandal jepit. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Mount Sinai School of Medicine, dapat disimpulkan bahwa sandal jepit berpotensi menimbulkan sejumlah risiko terhadap kesehatan penggunanya.
Risiko tersebut seperti cedera tumit, karena berdasarkan hasil penelitian ditemukan bahwa beberapa responden yang secara teratur menggunakan sandal jepit memiliki risiko cedera yang lebih tinggi pada tumit. Hal ini disebabkan oleh ketebalan bantalan karet pada sandal jepit yang tipis sehingga permukaan kaki perlu berfungsi dengan lebih keras untuk menanggung beban sehingga tumit akan menghadapi tekanan yang dapat mengakibatkan plantar fasciitis, yakni rasa nyeri pada area tumit.
Dilansir dari alodokter.com gerakan kaki yang diperkuat saat mengenakan sandal jepit dapat menyebabkan tendinitis, yaitu peradangan pada tendon, yang berfungsi sebagai penghubung antara otot dan tulang. Gejala tendinitis mencakup nyeri otot, sensasi panas, serta kekakuan.
Menyetir mobil sambil mengenakan sandal jepit bisa membawa risiko terjadinya kecelakaan karena sandal jepit tidak dianggap sebagai alas kaki yang sesuai untuk berkendara. Sol sandal yang halus dapat meningkatkan risiko tergelincir saat menginjak pedal gas, selain itu sandal jepit juga berpotensi terjebak di pedal gas atau rem saat berkendara. Situasi ini dapat menimbulkan kepanikan dan menghambat kemampuan untuk berkonsentrasi.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih sandal jepit, seperti yang dilansir dari alodokter.com yaitu, pilihlah sandal jepit yang dilengkapi dengan tali di bagian belakang. Terdapat bantalan sol yang tebal atau sol tumit yang cukup dalam serta hindarilah alas kaki yang cenderung mudah melengkung ke belakang.
Yang perlu diperhatikan, gantilah sandal jepit ketika retakan mulai nampak pada telapak. Sebaiknya jangan menggunakan sandal jepit dalam waktu yang terlalu lama, karena hal ini dapat mengakibatkan berbagai keluhan pada kaki. sandal jepit yang sesuai ukuran, tidak berpotensi meningkatkan risiko terjatuh. (Fara LPU)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....