Mengapa Kereta Api Punya Bahasa Sendiri?

  • 03 Okt 2026 13:59 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Di balik perjalanan kereta api yang terlihat sederhana, ternyata ada bahasa khusus yang tidak banyak diketahui penumpang. Mulai dari bunyi peluit, lampu isyarat, hingga kode tertentu, semuanya memiliki arti penting bagi perjalanan kereta. Bahasa perkeretaapian ini bukan sekadar istilah teknis, melainkan bagian dari sistem komunikasi yang membantu petugas menjaga keselamatan dan kelancaran perjalanan.

Istilah khusus dalam dunia kereta api dikenal sebagai semboyan. Setiap bunyi, tanda, dan sinyal memiliki arti yang telah diatur sehingga tidak boleh ditafsirkan sembarangan. Di Indonesia, Kementerian Perhubungan mengatur lalu lintas kereta api melalui Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 121 Tahun 2017, yang menjadi salah satu landasan pengaturan operasional perjalanan kereta.

Salah satu contoh bahasa kereta api yang mudah dikenali adalah peluit lokomotif. Bunyi peluit dapat digunakan sebagai tanda atau peringatan kepada petugas dan pihak di sekitar jalur kereta, sementara lampu dan sinyal memberikan informasi mengenai kondisi perjalanan. Ada pula isyarat khusus antara kondektur dan masinis untuk memastikan kereta siap diberangkatkan. Dengan komunikasi yang teratur, setiap petugas dapat memahami tindakan yang harus dilakukan sesuai prosedur.

Kini, bahasa khusus kereta api tidak hanya mengandalkan bunyi peluit, tetapi juga memanfaatkan perangkat komunikasi dan sistem persinyalan. Meskipun sebagian besar penumpang mungkin tidak memahami arti setiap semboyan, keberadaan sistem tersebut sangat penting bagi keselamatan perjalanan. Di balik suara dan tanda yang kerap kita lihat di stasiun, terdapat aturan komunikasi yang dirancang agar perjalanan kereta api berlangsung tertib dan terkoordinasi. (Bayuadi_LPU)

Referensi:

  • Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 121 Tahun 2017

  • Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 10 Tahun 2011

  • Peraturan tentang semboyan bahaya kereta api

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....