Hindari Stres Notifikasi, Aplikasi Kirim Pesan Pakai Simulasi Merpati
- 26 Agt 2026 23:55 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Perkembangan teknologi modern yang diwarnai tingginya tekanan notifikasi pesan instan mendorong munculnya tren detoksifikasi digital baru. Dua aplikasi unik bernama Carrier Pidge dan Roost Social resmi dirilis untuk memperlambat laju komunikasi antarpengguna dengan mensimulasikan sistem pengiriman burung merpati pos.
Dilansir dari pcmag.com, Aplikasi Carrier Pidge memanfaatkan teknologi GPS pada ponsel untuk menghitung jarak antara pengirim dan penerima pesan. Pesan akan dikirimkan dengan kecepatan simulasi sekitar 110 mil per jam, sehingga pengiriman pesan lintas kota memerlukan waktu hitungan jam hingga sampai ke tujuan.
| Baca juga: WhatsApp Hadirkan Fitur Riwayat Pesan Grup |
Menariknya, pengembang Carrier Pidge menyematkan fitur unik bernama whimsical pigeon fate system. Fitur ini membuat sekitar 0,2 persen pesan berpotensi hilang di tengah jalan tanpa pemberitahuan, meniru kondisi nyata burung merpati yang tersesat saat terbang.
Sementara itu, aplikasi Roost Social menawarkan mekanisme serupa dengan memungkinkan pengguna memantau pergerakan pesan mereka secara real-time di peta dunia. Aplikasi ini menyediakan berbagai variasi ras burung yang memengaruhi kecepatan pengiriman pesan pengguna.
| Baca juga: Meta Alihkan Akses Messenger Web ke Facebook |
Pengguna Roost Social juga dapat meningkatkan kecepatan pengiriman pesan melalui fitur permainan mini (minigames) untuk melatih kawanan burung mereka. Kehadiran elemen permainan ini memberikan pengalaman berkirim pesan yang lebih santai dan interaktif.
Di pasar Amerika Serikat, aplikasi Carrier Pidge menduduki peringkat 76 pada kategori jejaring sosial di App Store, sedangkan Roost Social berada di peringkat 95. Meski belum dapat menyaingi platform raksasa seperti WhatsApp atau iMessage, kedua aplikasi ini meraih popularitas di kalangan pencinta komunikasi lambat.
Kehadiran kedua aplikasi ini menjadi alternatif menarik bagi masyarakat yang ingin mengurangi stres akibat tuntutan komunikasi serba cepat. Konsep pesan lambat ini diharapkan mampu mengembalikan esensi interaksi yang lebih berkesan tanpa tekanan balasan seketika.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....