Mendengar Suaranya? Ini Dia Anjing Tanah

  • 26 Agt 2026 07:55 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Suara serangga yang terdengar dari halaman atau sekitar rumah pada malam hari terkadang membuat penasaran, terutama ketika sumbernya sulit ditemukan. Salah satu serangga yang terkenal dengan suara khasnya adalah Gryllotalpa, yang di Indonesia memiliki berbagai nama seperti anjing tanah, orong-orong, atau gaang.

Mengutip akun Instagram Instagram @hamalogis, serangga ini termasuk kelompok serangga yang banyak menghabiskan waktunya di dalam tanah. Bentuk tubuhnya yang khas, dengan kaki depan yang kuat untuk menggali, membuatnya mampu bergerak dan membuat liang di sekitar area berumput maupun lahan pertanian.

Kemunculan anjing tanah di sekitar rumah biasanya lebih sering terlihat pada malam hari. Salah satu alasannya adalah sifatnya yang aktif pada malam hari serta ketertarikannya terhadap sumber cahaya.

Lampu teras atau penerangan di sekitar rumah dapat menarik serangga malam mendekati bangunan. Ketika sudah berada di sekitar rumah, serangga ini dapat menemukan celah di bawah pintu, ventilasi, atau bagian bangunan lainnya untuk masuk ke dalam.

Meski penampilannya cukup membuat kaget, anjing tanah bukan serangga yang sengaja mencari manusia. Jika masuk ke rumah, masyarakat sebaiknya tidak langsung panik dan cukup mengarahkannya perlahan kembali ke luar ruangan.

Ada satu hal yang perlu diperhatikan jika serangga masuk ke area telinga ketika seseorang sedang tidur. Jangan mencoba menarik atau mengorek telinga secara paksa karena tindakan tersebut berisiko menyebabkan luka, dan jika serangga benar-benar masuk ke telinga, penanganan medis lebih aman dilakukan.

Di lingkungan alaminya, anjing tanah juga menjadi bagian dari rantai makanan. Berbagai predator, termasuk laba-laba pemburu, dapat memangsa serangga tersebut sehingga membantu menjaga keseimbangan populasi di habitatnya.

Keberadaan anjing tanah di lahan pertanian juga memiliki hubungan dengan kondisi tanah dan vegetasi di sekitarnya. Karena hidup dan menggali di dalam tanah, kemunculannya dapat menjadi bagian dari dinamika ekosistem yang berlangsung secara alami.

Jika serangga ini tiba-tiba muncul di rumah, tidak perlu buru-buru membunuhnya. Cukup arahkan keluar dengan aman dan pastikan celah pintu maupun ventilasi yang memungkinkan serangga masuk dapat ditutup.

Jadi, suara khas yang terdengar dari sekitar rumah pada malam hari bisa saja berasal dari anjing tanah. Serangga yang sekilas tampak mengganggu ini ternyata memiliki kehidupan dan peran tersendiri dalam ekosistem.

(Ridho Wicaksono)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....