Ganggang Pakis termasuk Alga Laut yang Punya Bentuk Mirip Daun Pakis
- 15 Agt 2026 06:08 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Di antara beragam jenis ganggang laut, ada kelompok yang menarik perhatian karena bentuk tubuhnya menyerupai tumbuhan darat. Salah satunya adalah Caulerpa taxifolia, makroalga hijau yang memiliki talus pipih dan memanjang sehingga sekilas tampak seperti daun pakis.
Berdasarkan penelitian Arianti dkk. yang diterbitkan dalam Jurnal Biologi Tropis (2024), C. taxifolia disebut memiliki bentuk talus yang tumbuh tegak dan menyerupai pakis. Temuan tersebut menunjukkan bahwa kemiripan dengan pakis sebenarnya hanya berasal dari bentuk tubuhnya, bukan karena ganggang tersebut termasuk tumbuhan paku.
Meskipun disebut atau dikenali dengan istilah ‘ganggang pakis’ karena bentuknya, organisme ini tetap merupakan makroalga laut. Ganggang tidak mempunyai akar, batang, dan daun sejati seperti tumbuhan berpembuluh. Struktur tubuhnya disebut talus, yaitu tubuh sederhana yang menjalankan fungsi kehidupan tanpa pembagian organ seperti pada tumbuhan tingkat tinggi.
Pada C. taxifolia, bagian yang tampak seperti daun sebenarnya merupakan struktur talus yang telah mengalami diferensiasi bentuk. Struktur tersebut membuatnya terlihat seperti tanaman kecil yang tumbuh di bawah air. Karena itu, kemiripan visual dengan pakis tidak menunjukkan adanya hubungan kekerabatan langsung dengan tumbuhan paku.
Fakta menarik lainnya adalah habitatnya. C. taxifolia merupakan alga laut yang dapat ditemukan di perairan tropis. Bentuk tubuhnya memungkinkan organisme ini tumbuh di dasar perairan dan menempel pada substrat. Kemampuan hidup di lingkungan laut membuat ‘ganggang pakis’ memiliki peran sebagai salah satu bagian dari komunitas makroalga. Seperti makroalga hijau lainnya, keberadaannya turut menjadi bagian dari ekosistem pesisir dan menyediakan ruang maupun sumber makanan bagi organisme laut tertentu.
Bentuk menyerupai pakis merupakan salah satu strategi morfologi yang membuat C. taxifolia mudah dikenali. Talusnya dapat membentuk percabangan yang menyerupai helaian daun. Jika dilihat dari kejauhan atau ketika berada di dalam air, bentuk tersebut memang dapat menimbulkan kesan seperti tumbuhan paku yang tumbuh di daratan.
Keberadaan C. taxifolia juga memperlihatkan betapa beragamnya bentuk makroalga di wilayah pesisir Indonesia. Keragaman tersebut penting untuk dipelajari karena makroalga tidak hanya memiliki nilai ekologis, tetapi juga berpotensi dimanfaatkan dalam berbagai bidang. Penelitian mengenai jenis, bentuk, habitat, dan persebarannya dapat membantu memperkuat pemahaman mengenai kekayaan sumber daya hayati pesisir Indonesia.
Dengan demikian, istilah ‘ganggang pakis’ lebih tepat dipahami sebagai penyebutan berdasarkan bentuk, bukan klasifikasi ilmiah. Di balik tampilannya yang mirip pakis, C. taxifolia sebenarnya adalah makroalga hijau laut dengan struktur tubuh berupa talus. Fakta sederhana ini menjadi contoh menarik bahwa bentuk suatu organisme belum tentu menunjukkan kelompok atau hubungan kekerabatannya. (Nuri)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....