Google Ganti NotebookLM Menjadi Gemini Notebook dengan Fitur AI Baru

  • 28 Jul 2026 02:32 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta – Google resmi mengganti nama NotebookLM menjadi Gemini Notebook sebagai bagian dari upaya memperkuat integrasi layanan kecerdasan buatan (AI) di dalam ekosistem Gemini. Perubahan ini juga dibarengi dengan penambahan sejumlah fitur baru untuk mendukung kebutuhan riset, analisis data, dan pembuatan konten.

Dilansir dari computerbase.de, Gemini Notebook tetap hadir sebagai layanan mandiri, tetapi kini terhubung lebih erat dengan aplikasi Gemini. Ke depan, Google juga berencana menghadirkan fitur-fitur Gemini Notebook ke Google Search dan AI Mode sehingga pengguna dapat mengakses kemampuan riset AI secara lebih luas.

Berbeda dengan chatbot AI pada umumnya, Gemini Notebook mengandalkan sumber yang disediakan pengguna sebagai dasar analisis. Layanan ini dapat memproses berbagai jenis dokumen seperti situs web, PDF, rekaman audio, dan file lainnya tanpa mengambil informasi tambahan dari internet di luar sumber yang telah dimasukkan.

Google mengungkapkan bahwa lebih dari 30 juta pengguna dan lebih dari 600 ribu organisasi telah memanfaatkan Gemini Notebook. Angka tersebut menunjukkan meningkatnya penggunaan platform AI yang berfokus pada penelitian dan pengelolaan informasi berbasis sumber.

Bersamaan dengan perubahan nama, Google juga memperkenalkan kemampuan komputasi awan untuk setiap notebook. Melalui fitur ini, pengguna dapat menulis dan menjalankan kode secara langsung di komputer cloud yang aman guna melakukan analisis data yang lebih kompleks dan menghasilkan informasi yang lebih mendalam.

Pembaruan tersebut juga menghadirkan format keluaran baru, termasuk JSON dan file Microsoft PowerPoint (PPTX). Google menilai kemampuan baru ini akan memperluas pemanfaatan Gemini Notebook, mulai dari analisis data hingga penyusunan materi presentasi secara lebih efisien.

Untuk tahap awal, fitur komputasi awan tersedia bagi pelanggan Google AI Ultra serta pelanggan bisnis Workspace yang memiliki AI Ultra Access atau AI Expanded Access. Google menyatakan fitur tersebut akan diperluas kepada seluruh pengguna Google AI Pro melalui versi web dalam beberapa minggu mendatang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....