Pengisi "Siraman Rohani Islam" RRI Surakarta Terima Penghargaan dari SWCW Inggris
- 30 Jun 2026 14:43 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID., Surakarta - Pengisi program "Siraman Rohani Islam" RRI Surakarta, Dr. Achmad Choerudin, S.T., S.E., M.M., menerima penghargaan "Honorary Professor in Management" dari SouthWest CommonWealth Eduversity (SWCW), sebuah institusi pendidikan yang berkedudukan di Inggris. Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas kontribusinya di bidang manajemen, ekonomi regional, kebijakan publik, pengembangan sumber daya manusia, pengelolaan aset daerah, serta pembangunan ekonomi berbasis masyarakat.
Menanggapi penghargaan tersebut, Dr. Achmad Choerudin mengatakan capaian yang diraihnya menjadi amanah untuk terus menghadirkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat. "Ilmu pengetahuan harus menjadi solusi. Tugas akademisi bukan hanya menghasilkan teori, tetapi menghadirkan gagasan yang mampu memperbaiki kehidupan masyarakat, memperkuat pembangunan daerah, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa," ujarnya saat dihubungi RRI, Sabtu, 27 Juni 2026.
Selain dikenal sebagai pengisi program "Siraman Rohani Islam" RRI Surakarta, Dr. Achmad Choerudin juga merupakan dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Tunas Pembangunan (UTP) Surakarta, peneliti, sekaligus konsultan kebijakan publik. Selama ini ia aktif menyusun berbagai kajian strategis yang mencakup pengembangan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), penguatan pasar rakyat, pengelolaan aset daerah, investasi, hingga pembangunan ekonomi berbasis masyarakat. Berbagai hasil kajian tersebut digunakan sebagai bahan rekomendasi dalam mendukung perencanaan dan pengambilan kebijakan di sejumlah daerah.
Dalam pengembangan keilmuan Islam, Dr. Achmad Choerudin juga memiliki perhatian terhadap tradisi keilmuan para ulama. Ia memegang dan mempelajari sanad keilmuan dalam berbagai disiplin ilmu Islam, antara lain Al-Qur'an dan Ulumul Qur'an, Hadits dan Ulumul Hadits, fikih, ushul fikih, aqidah, akhlak dan tasawuf, kitab-kitab turats, serta literatur ulama salaf dan khalaf. Tradisi keilmuan tersebut menjadi salah satu landasan dalam memandang hubungan antara ilmu pengetahuan modern dan nilai-nilai keislaman sebagai dua hal yang saling melengkapi. Pendekatan tersebut juga tercermin dalam aktivitasnya sebagai akademisi sekaligus pengisi program "Siraman Rohani Islam" RRI Surakarta.
Di balik berbagai capaian tersebut, Dr. Achmad Choerudin menegaskan bahwa gelar akademik bukanlah tujuan akhir dari pengabdiannya sebagai seorang akademisi. "Gelar adalah pengakuan, tetapi pengabdian adalah tujuan. Ilmu yang terbaik bukan yang tersimpan dalam buku, melainkan yang hadir sebagai solusi bagi masyarakat," katanya. Baginya, setiap penelitian diharapkan dapat melahirkan manfaat, setiap gagasan menjadi perubahan, dan setiap ilmu menjadi jalan kemajuan bangsa. Semangat tersebut sejalan dengan prinsip yang dipegangnya, yakni, "Dari Surakarta untuk Indonesia, dari Indonesia untuk dunia; membangun peradaban melalui ilmu, inovasi, dan kemaslahatan."
Salah satu kontribusi akademik yang dikembangkannya adalah Choerudin Collection Model atau CCM. Model tersebut dirancang sebagai pendekatan komprehensif dalam mendukung pembangunan daerah melalui integrasi pendapatan daerah, pengelolaan potensi ekonomi lokal, keterlibatan masyarakat, penguatan kelembagaan, inovasi kebijakan, serta pembangunan yang berkelanjutan. Model ini ditujukan untuk membantu pemerintah daerah mengoptimalkan sumber daya yang dimiliki guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperkuat kemandirian fiskal daerah.
Selain CCM, Dr. Achmad Choerudin juga mengembangkan Choerudin Model, yaitu Integrated Regional Asset Management System atau IRAMS. Model tersebut menawarkan pendekatan terpadu dalam pengelolaan aset pemerintah daerah, mulai dari inventarisasi, legalisasi, digitalisasi, penilaian ekonomi, pemanfaatan aset produktif, hingga mitigasi risiko dan evaluasi berkelanjutan. Melalui pendekatan tersebut, aset pemerintah daerah diposisikan tidak hanya sebagai barang milik daerah, tetapi juga sebagai instrumen yang dapat memberikan nilai tambah bagi pembangunan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Produktivitas akademiknya juga ditunjukkan melalui karya tulis. Salah satu bukunya yang berjudul Global Financial Behaviour berhasil diterbitkan dalam tujuh bahasa, yakni Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Prancis, Bahasa Jerman, Bahasa Portugis, Bahasa Italia, dan Bahasa Polandia. Buku tersebut membahas perilaku keuangan masyarakat dari perspektif manajemen keuangan, ekonomi perilaku, psikologi keuangan, literasi keuangan, kebijakan publik, hingga pembangunan berkelanjutan. Penerbitan dalam berbagai bahasa tersebut memperluas jangkauan pemikiran akademik yang lahir dari Indonesia kepada pembaca internasional.
Selain menghasilkan berbagai model pembangunan, Dr. Achmad Choerudin juga telah menulis lebih dari 50 buku akademik dan memperoleh puluhan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Karya-karyanya mencakup bidang manajemen, kebijakan publik, ekonomi regional, keuangan daerah, investasi, pasar rakyat, tata kelola pemerintahan, hingga pemberdayaan masyarakat. Ia juga aktif melakukan penelitian mengenai kebijakan UMK dan UMR nasional yang menjadi bagian dari kajian pengembangan ekonomi dan ketenagakerjaan di Indonesia.
Bagi pendengar RRI Surakarta, Dr. Achmad Choerudin dikenal sebagai pengisi program "Siraman Rohani Islam" yang secara rutin menyampaikan materi keislaman kepada masyarakat. Penghargaan "Honorary Professor in Management" yang diterimanya dari SouthWest CommonWealth Eduversity (SWCW) menjadi bentuk apresiasi atas kontribusinya di bidang pendidikan, penelitian, kebijakan publik, dan pembangunan masyarakat. (Dinar Rusydiana)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....