Lamprey, Ikan Vampir Dari Zaman Purba

  • 28 Jun 2026 22:20 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Di balik beragam spesies ikan yang hidup di perairan dunia, terdapat satu hewan unik yang sering dijuluki "ikan vampir". Julukan tersebut diberikan kepada Lamprey karena cara makannya yang tidak biasa, yakni mengisap darah dan cairan tubuh ikan lain.

Mengutip akun Instagram @pensilzaki, lamprey merupakan salah satu kelompok ikan purba yang telah menghuni Bumi sejak ratusan juta tahun lalu. Hewan ini termasuk dalam kelompok Agnatha, yaitu vertebrata yang tidak memiliki rahang.

Secara fisik, lamprey memiliki tubuh silindris yang memanjang sehingga sekilas menyerupai belut. Meski demikian, lamprey bukanlah belut dan berasal dari kelompok evolusi yang berbeda.

Keunikan utama lamprey terletak pada bagian mulutnya. Mulut berbentuk cakram pengisap tersebut dipenuhi deretan gigi-gigi kecil yang tajam serta lidah bertekstur kasar.

Saat mencari mangsa, lamprey akan menempel kuat pada tubuh ikan lain menggunakan cakram mulutnya. Setelah itu, gigi dan lidahnya digunakan untuk melukai permukaan tubuh mangsa agar darah dan cairan tubuh dapat diisap.

Cara makan seperti ini membuat lamprey dikenal sebagai parasit pada beberapa spesies ikan. Namun, tidak semua jenis lamprey menjalani pola hidup parasit sepanjang hidupnya karena sebagian spesies hanya melakukannya pada fase tertentu.

Sebagai salah satu hewan purba, lamprey menjadi objek penelitian penting dalam dunia biologi evolusi. Struktur tubuhnya yang sederhana membantu ilmuwan memahami bagaimana vertebrata berkembang sejak masa awal kehidupan di Bumi.

Di beberapa wilayah, keberadaan lamprey bahkan dianggap sebagai ancaman bagi populasi ikan lokal. Sebaliknya, di daerah lain, spesies tertentu justru dimanfaatkan sebagai bahan pangan tradisional.

Meski penampilannya tampak menyeramkan, lamprey merupakan bagian dari keanekaragaman hayati yang memiliki peran dalam ekosistem perairan. Keberadaannya mengingatkan bahwa proses evolusi telah menghasilkan berbagai bentuk kehidupan dengan strategi bertahan hidup yang sangat beragam.

(Ridho Wicaksono)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....