Perbedaan Bangau dan Flamingo, Burung Berkaki Panjang yang Sering Disalahartikan
- 28 Mei 2026 11:27 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Burung bangau dan flamingo sama-sama dikenal sebagai burung berkaki panjang dengan tubuh tinggi dan leher yang lentur. Karena memiliki bentuk tubuh yang sekilas mirip, banyak orang mengira keduanya masih satu jenis. Padahal, bangau dan flamingo memiliki banyak perbedaan mulai dari warna tubuh, bentuk paruh, habitat, hingga cara mencari makan.
Bangau merupakan kelompok burung air dari famili Ciconiidae yang banyak ditemukan di rawa, sawah, dan daerah perairan dangkal. Sementara flamingo termasuk famili Phoenicopteridae yang terkenal dengan warna bulunya yang merah muda cerah. Penelitian Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) tentang keanekaragaman aves di Indonesia (2024) menunjukkan bahwa burung air memiliki karakter morfologi dan perilaku yang berbeda sesuai habitatnya.
1. Perbedaan Bentuk Tubuh
Perbedaan paling mudah terlihat ada pada warna tubuhnya. Bangau umumnya memiliki warna putih, abu-abu, atau hitam dengan tampilan sederhana. Flamingo justru identik dengan warna merah muda hingga jingga terang. Warna unik flamingo berasal dari pigmen alami makanan seperti alga dan udang kecil yang mengandung karotenoid.
Selain warna, bentuk paruh kedua burung ini juga sangat berbeda. Bangau memiliki paruh panjang lurus dan tajam untuk menangkap ikan, katak, atau hewan kecil di air. Flamingo memiliki paruh melengkung ke bawah yang dirancang khusus untuk menyaring makanan dari lumpur dan air dangkal.
Kaki flamingo juga terlihat lebih panjang dan ramping dibanding bangau. Saat berdiri, flamingo sering mengangkat satu kaki dalam waktu lama, sedangkan bangau lebih sering berjalan perlahan saat berburu mangsa.
2. Habitat dan Cara Hidup
Bangau banyak ditemukan di daerah tropis termasuk Indonesia. Burung ini sering terlihat di persawahan, rawa, tepi sungai, dan hutan mangrove. Salah satu jenis yang dikenal di Indonesia adalah bangau tongtong (Leptoptilos javanicus). Burung ini aktif mencari makan pada area perairan terbuka dan lahan basah.
Berbeda dengan bangau, flamingo lebih sering hidup di danau asin, laguna, dan wilayah perairan berkadar garam tinggi. Flamingo biasanya hidup dalam kelompok besar yang jumlahnya bisa mencapai ribuan ekor. Bangau cenderung hidup dalam kelompok kecil atau bahkan menyendiri saat mencari makan.
3. Cara Mencari Makan
Bangau termasuk burung predator air. Mereka berburu ikan kecil, serangga, katak, hingga reptil kecil dengan cara menusukkan paruhnya secara cepat ke air.
Flamingo memiliki teknik makan yang unik. Burung ini memasukkan kepala ke air dalam posisi terbalik lalu menyaring makanan menggunakan struktur khusus di dalam paruhnya. Makanan utama flamingo berupa plankton, alga, dan hewan air berukuran kecil.
Walaupun sama-sama berkaki panjang dan hidup dekat perairan, bangau dan flamingo memiliki banyak perbedaan penting. Bangau lebih dikenal sebagai pemburu hewan kecil di rawa dan sawah, sedangkan flamingo merupakan penyaring makanan di perairan asin dengan warna tubuh merah muda yang mencolok. Perbedaan bentuk paruh, warna bulu, habitat, dan pola hidup membuat kedua burung ini mudah dibedakan jika diamati lebih teliti. (Nuri)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....