Buah Pletekan Meledak saat Kena Air

  • 26 Mei 2026 22:03 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Banyak orang pernah memainkan buah pletekan saat kecil. Buah kecil dari tanaman Kencana Ungu ini dikenal unik karena bisa meledak ketika dilempar ke air.

Mengutip akun Instagram @nahhjadi, fenomena tersebut ternyata bukan sekadar kebetulan. Ledakan kecil itu merupakan bagian dari mekanisme alami tanaman untuk menyebarkan bijinya.

Saat buah pletekan matang, lapisan kulit luarnya akan mengering. Kondisi ini membuat permukaan buah menjadi tegang seperti pegas yang ditekan kuat.

Kulit buah yang kering berfungsi seperti pengunci alami. Energi tersimpan di dalam struktur buah selama proses pengeringan berlangsung.

Ketika terkena air, lapisan kulit luar mulai menyerap cairan. Akibatnya, tekstur kulit berubah menjadi lebih lunak dan penguncinya terlepas.

Perubahan mendadak ini membuat tekanan di dalam buah langsung dilepaskan. Hasilnya, buah pecah dan bijinya terlontar ke berbagai arah.

Cara ini dikenal sebagai strategi penyebaran biji secara alami. Tanaman memanfaatkan tekanan mekanis agar keturunannya dapat tumbuh di tempat lain.

Fenomena serupa sebenarnya juga ditemukan pada beberapa jenis tumbuhan lain. Alam memiliki banyak cara unik untuk membantu proses reproduksi tanaman.

Selain menarik untuk dimainkan, buah pletekan juga menunjukkan bagaimana tumbuhan memiliki mekanisme biologis yang kompleks. Proses sederhana itu ternyata menyimpan prinsip fisika dan biologi sekaligus.

Tak heran jika fenomena ini sering membuat anak-anak penasaran. Ledakan kecil dari buah liar tersebut menjadi contoh menarik tentang kecerdasan alam.

(Ridho Wicaksono)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....