Proses Terbentuknya Upil dan Manfaatnya bagi Kesehatan

  • 28 Apr 2026 21:54 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Upil (kotoran hidung) merupakan hasil dari mekanisme fisiologis normal pada sistem pernapasan manusia. Hidung berfungsi sebagai organ pertahanan pertama terhadap partikel asing yang masuk bersama udara.

Berdasarkan Jurnal Kesehatan Andalas oleh Putra & Saari (2020), sistem ini melibatkan mukus (lendir) dan struktur mikroskopis berupa silia yang bekerja secara sinergis. Sistem mukosiliar berperan penting dalam menjaga kebersihan dan fungsi saluran napas.

Upil terbentuk melalui proses yang diawali dari produksi mukus oleh sel goblet pada epitel hidung. Mukus ini bersifat lengket dan berfungsi menangkap partikel asing seperti debu, polutan, serta mikroorganisme. Mukus mengandung glikoprotein yang memungkinkan partikel asing terperangkap secara efektif.

Selanjutnya, silia yang terdapat pada epitel respiratorik akan menggerakkan mukus tersebut menuju bagian depan hidung atau ke arah tenggorokan. Namun, sebagian mukus yang berada di bagian anterior hidung akan mengalami dehidrasi akibat kontak dengan udara luar. Proses pengeringan ini menyebabkan mukus berubah menjadi padatan yang dikenal sebagai upil.

Selain itu, upil juga mengandung sel epitel mati, partikel debu, serta mikroorganisme yang telah terperangkap. Komposisi ini merupakan hasil dari proses pembersihan alami rongga hidung yang berlangsung secara berulang.

Meskipun sering dianggap tidak higienis, upil memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan. Mukus yang menjadi dasar pembentukan upil berfungsi sebagai sistem filtrasi utama yang mencegah partikel berbahaya masuk ke saluran pernapasan bawah.

Selain fungsi filtrasi, upil juga berperan dalam menjaga kelembapan udara yang dihirup. Mukus membantu mempertahankan kondisi optimal dalam rongga hidung sehingga mencegah iritasi pada jaringan pernapasan. Keseimbangan mukus sangat penting untuk fungsi fisiologis saluran napas.

Sistem mukus dan upil juga memiliki fungsi imunologis. Mukus mengandung zat antibakteri seperti enzim lisozim dan imunoglobulin yang mampu menghambat pertumbuhan mikroorganisme.

Keberadaan upil memiliki berbagai manfaat penting, termasuk sebagai penyaring udara, penjaga kelembapan, serta bagian dari sistem imun tubuh. Oleh karena itu, upil tidak hanya sekadar kotoran, melainkan indikator bahwa sistem pertahanan saluran pernapasan bekerja dengan baik. (Nuri)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....