Shellac, Lapisan Pengilap Dari Serangga
- 26 Apr 2026 00:26 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Lapisan bening dan mengilap pada permen jelly, cokelat, hingga buah segar di supermarket sering kali dianggap berasal dari bahan kimia. Namun faktanya, lapisan tersebut berasal dari bahan alami bernama Shellac.
Mengutip akun Instagram @factor_yzone, shellac merupakan resin yang dihasilkan oleh serangga kecil bernama Kerria lacca. Serangga ini banyak ditemukan di wilayah India dan sekitarnya.
Untuk menghasilkan shellac dalam jumlah besar, dibutuhkan proses yang tidak sederhana. Bahkan, sekitar 300.000 serangga diperlukan untuk menghasilkan hanya satu kilogram bahan ini.
Proses pengolahannya juga cukup unik dan tradisional. Resin yang dipanen akan dilelehkan, disaring menggunakan kain panjang, lalu diregangkan hingga menjadi lembaran tipis.
Menariknya, meski berasal dari serangga, shellac tergolong aman untuk dikonsumsi. Dalam industri makanan, bahan ini dikenal sebagai “confectioner’s glaze” atau pelapis makanan.
Fungsi shellac bukan hanya memberikan tampilan mengilap yang menarik. Lapisan ini juga membantu menjaga kesegaran buah dengan mengurangi penguapan air dari permukaan.
Tak heran jika buah-buahan seperti apel dan jeruk di supermarket tampak lebih segar dan tahan lama. Lapisan tipis ini bekerja sebagai pelindung alami tanpa mengubah rasa.
Meski terdengar tidak biasa, penggunaan shellac telah lama diakui dalam industri pangan. Standar food grade memastikan bahan ini aman digunakan dalam batas tertentu.
Fenomena ini menunjukkan bahwa tidak semua bahan dalam makanan modern berasal dari sintetis. Beberapa justru berasal dari proses alami yang telah digunakan selama ratusan tahun.
(Ridho Wicaksono)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....