Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta Perkuat Literasi Digital

  • 15 Apr 2026 10:28 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Literasi digital merupakan kemampuan seseorang dalam mengakses, memahami, mengevaluasi, serta memanfaatkan informasi melalui media digital secara bijak dan bertanggung jawab. Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, literasi digital menjadi keterampilan penting yang harus dimiliki masyarakat agar memiliki wawasan yang luas serta tidak mudah terpengaruh informasi yang menyesatkan.

“Dengan adanya layananan litarasi berbasis digital dapat meningkatkan minat baca bagi masyarakat karena memberikan kesempatan bagi yang ingin menambah literasi tapi tidak sempat untuk berkunjung ke Perpustakaan,” ujar RM Sawaras Budi Kusumo, S.E., Pustakawan Ahli Muda Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta dalam program Obrolan Seputar Inspirasi (OBSI) di RRI Surakarta, Selasa 14 April 2026.

Dalam upaya meningkatkan literasi tersebut, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Surakarta berperan sebagai hub literasi, yaitu pusat layanan dan pengembangan pengetahuan bagi masyarakat. Peran ini tidak hanya dilakukan melalui layanan perpustakaan konvensional, tetapi juga melalui berbagai program edukasi berbasis digital.

Sebagai bentuk adaptasi terhadap perkembangan zaman, perpustakaan kini tidak lagi hanya identik dengan buku fisik. Transformasi dilakukan dengan menghadirkan layanan digital yang memudahkan masyarakat mengakses bahan bacaan secara lebih fleksibel.

Salah satu inovasi yang dikembangkan adalah aplikasi i-Solo, yang memungkinkan masyarakat meminjam buku secara gratis melalui perangkat digital. Aplikasi ini menjadi solusi praktis bagi masyarakat yang ingin membaca tanpa harus datang langsung ke perpustakaan.

Melalui aplikasi tersebut, pengguna dapat mengakses berbagai koleksi buku digital kapan saja dan di mana saja. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan minat baca sekaligus memperluas jangkauan layanan perpustakaan kepada masyarakat.

Namun demikian, di balik kemudahan akses digital, masyarakat juga diingatkan untuk tetap waspada terhadap berbagai potensi risiko di dunia maya. Salah satunya adalah maraknya penyebaran hoaks yang dapat menyesatkan dan merugikan banyak pihak.

Pengguna internet diharapkan lebih berhati-hati dalam berinteraksi serta menjaga informasi pribadi agar tidak disalahgunakan.“Dengan literasi digital yang baik, masyarakat akan lebih berwawasan luas, mampu menyaring informasi, serta terhindar dari dampak negatif dunia digital,” ucapnya.

Melalui edukasi yang terus dilakukan, diharapkan masyarakat semakin cerdas, kritis Selain itu juga bertanggung jawab dalam memanfaatkan teknologi digital di kehidupan sehari-hari. (Mariana Intan)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....