WiFi Publik Gratis, Amankah untuk Digunakan?
- 15 Apr 2026 08:58 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Di era digital yang serba cepat, WiFi publik tersedia dibeberap lokasi mulai dari kafe, mal, bandara, hingga transportasi umum. Meski tak dapat dipungkiri fasilitas internet gratis terasa sangat menggiurkan, namun banyak pengguna tidak menyadari bahaya yang mengintai di balik koneksi tanpa biaya tersebut.
Jaringan WiFi publik umumnya tidak memiliki enkripsi yang memadai, sehingga data yang ditransmisikan melalui jaringan tersebut sangat rentan terhadap penyadapan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Peretas dapat menggunakan teknik seperti ‘Man in the Middle Attack’ untuk menyadap informasi yang dikirim atau diterima pengguna, termasuk data login, password, bahkan informasi kartu kredit.
Dilansir dari situs Eraspace Rabu (6 Mei 2026) serangan evil twin terjadi ketika hacker menciptakan jaringan palsu yang menyerupai jaringan yang biasa digunakan pengguna, dengan tujuan agar pengguna secara tidak sengaja terhubung sehingga hacker bisa melakukan phishing dan mengecoh korban untuk memberikan data pribadi mereka. Selain itu, beberapa jaringan WiFi publik bahkan mampu mengirimkan malware secara otomatis ke perangkat pengguna, yang dapat mencuri data, menginstal aplikasi berbahaya, atau mengubah pengaturan perangkat tanpa izin.
Masih pada laman situs Eraspace, hanya 23% WiFi publik yang benar-benar aman, sementara sisanya mengandung risiko tersembunyi yang dapat mengancam keamanan data pribadi maupun data perusahaan. Bahkan 83% pelanggan berhenti menggunakan layanan perusahaan yang gagal menjaga keamanan data, dan setiap insiden kebocoran data dapat menyebabkan kerugian hingga miliaran rupiah.
Salah satu langkah paling efektif untuk tetap aman saat menggunakan WiFi publik adalah menggunakan VPN (Virtual Private Network), yang mengenkripsi data yang dikirim dan diterima sehingga peretas tidak dapat melihat informasi pribadi meskipun berada di jaringan yang sama. Selain itu, mengaktifkan autentikasi dua faktor (2FA) pada akun-akun penting juga sangat dianjurkan, karena meskipun seseorang mengetahui kata sandi, mereka tetap tidak bisa mengakses akun tanpa kode verifikasi tambahan. (LPU_Bayu Aji Rinaldi)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....