Kenali Tingkat Porositas Rambut dan Temukan Formula Minyak yang Tepat

  • 31 Mar 2026 01:14 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Rambut merupakan bagian penting dari tubuh manusia yang memiliki fungsi proteksi sekaligus estetika. Kondisi rambut yang sehat sangat dipengaruhi oleh struktur dan kemampuan rambut dalam menyerap serta mempertahankan kelembapan.

Salah satu konsep penting dalam ilmu perawatan rambut adalah porositas rambut, yaitu kemampuan batang rambut dalam menyerap dan menahan air maupun zat kimia. Pemahaman terhadap porositas rambut menjadi dasar dalam menentukan jenis perawatan, termasuk pemilihan minyak rambut yang tepat.

Berdasarkan unggahan media sodial Tiktok @Sehatitumudah, cara menentukan jenis porositas cukup mudah. Cabut sehelai rambut lalu rendam dalam air selama 50 menit dan lihat apakah mengambang, tenggelam, atau melayang.

1. Rambut Porositas Rendah (Low Porosity)

Rambut dengan porositas rendah akan mengambang karena memiliki kutikula yang sangat rapat sehingga sulit menyerap air maupun produk perawatan. Rambut jenis ini cenderung terasa licin, sulit menyerap minyak, dan membutuhkan waktu lama untuk basah.

Rambut porositas rendah membutuhkan minyak ringan yang mudah diserap. Kandungan avocado dan argan oil adalah pilihan tepat untuk menghidrasi rambut.

2. Rambut Porositas Sedang (Normal Porosity)

Rambut dengan porositas sedang akan melayang di air karena tidak terlalu kering maupun terlalu berminyak. Jenis ini dianggap ideal karena memiliki keseimbangan antara kemampuan menyerap dan mempertahankan kelembapan.

Rambut normal dapat menggunakan kombinasi minyak ringan dan sedang untuk menjaga keseimbangan kelembapan. Minyak dengan kandungan mawar dan habbatussauda cocok untuk rambut jenis ini.

3. Rambut Porositas Tinggi (High Porosity)

Rambut ini memiliki kutikula yang terbuka lebar sehingga tenggelam di air, biasanya akibat kerusakan seperti penggunaan bahan kimia atau panas berlebih. Rambut cepat menyerap air tetapi juga cepat kehilangan kelembapan.

Rambut porositas tinggi membutuhkan minyak berat yang mampu “mengunci” kelembapan dan melapisi batang rambut. Kandungan minyak jarak (Castor Oil) dan minyak kelapa cocok untuk cegah rambut patah. (Nuri)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....