Tak Hanya Pelindung Karya Seni, Pigura juga Jadi Dekorasi
- 28 Mar 2026 22:31 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Pigura merupakan salah satu elemen penting dalam seni rupa dan kehidupan sehari-hari yang sering kali dianggap sederhana, namun memiliki nilai historis, estetis, dan fungsional yang tinggi. Keberadaan pigura tidak dapat dipisahkan dari perkembangan seni lukis dan budaya visual manusia. Dalam konteks modern, pigura tidak hanya berfungsi sebagai pelindung karya seni, tetapi juga sebagai bagian dari ekspresi estetika dan identitas budaya.
Berdasarkan Jurnal Sejarah dan Budaya (Purwo Prihatin, 2022), pigura berakar dari perkembangan seni rupa, khususnya lukisan, yang telah ada sejak zaman prasejarah. Pada masa awal, manusia menciptakan karya visual di dinding gua sebagai bentuk komunikasi simbolik dan ekspresi estetika.
Seiring perkembangan peradaban, karya seni mulai dipindahkan ke media seperti kain dan kayu, sehingga membutuhkan pelindung dan pembatas visual yang kemudian berkembang menjadi pigura. Hal ini sejalan dengan kajian seni rupa yang menyebutkan bahwa karya visual telah berkembang sejak lukisan gua hingga seni modern sebagai media penyampaian pesan dan ekspresi manusia.
Pada masa klasik hingga abad pertengahan, pigura mulai dibuat secara lebih artistik, terutama di Eropa, dengan bahan kayu berukir yang menyesuaikan gaya arsitektur dan interior. Di Indonesia sendiri, perkembangan pigura tidak terlepas dari tradisi seni kriya dan kerajinan yang telah ada sejak masa prasejarah.
Seni kriya pada masa tersebut memiliki fungsi spiritual dan praktis, menunjukkan bahwa benda-benda hasil kerajinan, termasuk pigura, tidak hanya berfungsi sebagai hiasan tetapi juga memiliki makna simbolik. Memasuki era modern, pigura mengalami perkembangan signifikan baik dari segi bahan, desain, maupun fungsi.
Produksi pigura tidak lagi terbatas pada kerajinan tangan, tetapi juga menggunakan teknologi industri. Proses pembuatan pigura melibatkan tahapan sistematis mulai dari pemotongan bahan, perakitan, hingga finishing, yang menandakan bahwa pigura telah menjadi produk industri kreatif.
Pigura memiliki berbagai fungsi yang berkembang seiring waktu. Fungsi utama pigura adalah sebagai pelindung karya seni atau foto dari kerusakan fisik seperti debu, kelembaban, dan benturan. Selain itu, pigura juga berfungsi sebagai pembatas visual yang membantu memperjelas fokus pada objek di dalamnya.
Selain fungsi estetika dan protektif, pigura juga memiliki fungsi dekoratif dalam interior ruangan. Pigura digunakan untuk memperindah ruang dan menciptakan suasana tertentu sesuai dengan tema desain.
Dalam perkembangan terkini, fungsi pigura bahkan mengalami inovasi, seperti integrasi dengan teknologi digital. Dicontohkan jam digital atau papan informasi, sehingga meningkatkan nilai guna produk tersebut.
Pigura juga memiliki fungsi ekonomi dan sosial. Dalam industri kreatif, pigura menjadi salah satu produk yang memiliki nilai jual tinggi dan dapat menjadi sumber penghasilan masyarakat. Kegiatan produksi pigura dalam skala kecil maupun besar menunjukkan peranannya dalam pemberdayaan ekonomi kreatif lokal. (Nuri)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....