Rahasia Lubang Kecil Jarum Suntik
- 27 Feb 2026 23:57 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta - Banyak orang penasaran bagaimana mungkin jarum suntik memiliki lubang super kecil di bagian tengahnya. Sekilas terlihat mustahil, seolah-olah lubang tersebut dibor dengan teknologi mikroskopis.
Mengutip dari akun Instagram @material.populer, faktanya, jarum suntik tidak dibuat dengan cara dibor. Material awalnya berasal dari pipa logam atau tube yang memang sejak awal sudah berongga di bagian tengahnya.
Diameter awal pipa logam tersebut berkisar antara 3 hingga 5 milimeter. Ukuran ini tentu masih terlalu besar dibandingkan jarum suntik medis yang diameternya hanya sekitar 0,3 hingga 0,5 milimeter.
Untuk mengecilkannya, digunakan proses bernama tube drawing. Dalam proses ini, pipa logam ditarik melewati serangkaian cetakan presisi sehingga diameternya makin kecil dan panjangnya bertambah.
Analogi sederhananya seperti menarik sedotan dari kedua ujungnya hingga menjadi lebih ramping. Bedanya, tube drawing dilakukan dengan kontrol suhu dan tekanan tinggi agar hasilnya presisi dan tetap kuat secara struktur.
Tidak semua logam bisa digunakan untuk membuat jarum suntik. Materialnya harus tahan karat, tidak bereaksi dengan cairan tubuh, cukup kuat, bisa diasah tajam, serta aman untuk proses sterilisasi berulang.
Salah satu bahan yang umum dipakai adalah stainless steel 316L medical grade. Jenis baja tahan karat ini dikenal memiliki ketahanan korosi tinggi dan kompatibilitas baik dengan standar medis.
Melalui kombinasi teknik manufaktur presisi dan pemilihan material khusus, jarum suntik dapat diproduksi dengan akurasi tinggi. Lubang kecil di dalamnya menjadi bukti bagaimana rekayasa material berperan penting dalam dunia kesehatan modern.
(Ridho Wicaksono)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....