Alas Pasir Solusi Kandang Ayam Bebas Bau

  • 06 Feb 2026 09:34 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Bau tidak sedap dari kandang akibat kotoran ayam menjadi permasalahan utama bagi peternak ayam, khususnya yang beternak di rumah. Ternyata hal ini bisa diatasi dengan solusi yang efektif dan praktis.

Pemanfaatan pasir sebagai alas kandang terbukti mampu menyerap kelembapan. Selain itu juga mampu menjaga kandang tetap kering, serta mengurangi timbulnya bau tidak sedap.

Mengutip dari akun Instagram @rumah_k4, penggunaan pasir sebagai alas kandang ayam memiliki berbagai keunggulan. Pertama pasir mampu menyerap cairan dengan cepat, termasuk air yang ada pada kotoran ayam.

Kotoran ayam bisanya menimbulkan bau menyengat karena kondisi lembab yang mempercepat pembusukan. Selain menyerap kelembaban, pasir juga berperan dalam menghambat terbentuknya gas amonia.

Gas amonia ini adalah sumber utama bau menyengat dari kandang ayam. Kondisi lantai yang kering membuat proses penguraian kotoran menjadi lebih lambat sehingga produksi amonia bisa ditekan.

Keunggulan lain dari pasir adalah sifatnya yang anorganik. Berbeda dengan sekam dan jerami yang bersifat organik dan mudah menjadi sarang bakteri ketika lembab.

Pasir tidak menyimpan bau dan lebih sulit ditumbuhi mikroorganisme penyebab bau tidak sedap. Dari segi perawatan, alas pasir tergolong mudah untuk dibersihkan.

Kotoran ayam yang sudah mengering dapat langsung disaring atau disekop. Semakin rutin permbersihan dilakukan maka semakin kecil potensi bau berkembang di dalam kendang.

Pasir juga mendukung sirkulasi udara yang lebih baik di permukaan lantai kendang. Butiran pasir mampu menciptakan celah udara kecil yang membantu proses penguapan. Hal ini membuat kendang teraa lebih kering dan tidak pengap.

Penggunaan pasir sebagai alas kandang ayam merupakan solusi sederhana dengan manfaat yang signifikan. Selain efektif mengurangi bau, metode ini juga lebih higienis dan mudah dirawat.

Dengan penerapan yang tepat, lingkungan kandang menjadi lebih nyaman bagi ayam, peternak, maupun lingkungan sekitar.

(Yogi Tripriyanto/Penyiar)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....