Sistem Operasi Linux Mint Jadi Alternatif Windows 11

  • 26 Jan 2026 09:27 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta Sistem operasi Linux Mint dinilai memiliki sejumlah keunggulan dibandingkan Windows 11, terutama bagi pengguna yang ingin alternatif ringan dan bebas lisensi. Hal tersebut dirasakan langsung oleh pengguna yang mengganti Windows 11 dengan Linux Mint untuk kebutuhan kerja harian.

Dikutip dari pcmag.com, salah satu keunggulan utama Linux Mint adalah faktor biaya. Linux Mint dapat diunduh dan digunakan secara gratis, sementara Windows 11 mengharuskan pengguna membeli lisensi, baik edisi Home maupun Pro, jika tidak disertakan langsung pada perangkat.

Dari sisi kebutuhan sistem, Linux Mint dinilai lebih ramah perangkat lama. Sistem operasi ini dapat berjalan pada komputer berbasis prosesor AMD atau Intel dengan kebutuhan RAM minimal 2 GB dan ukuran installer sekitar 3 GB, jauh lebih ringan dibandingkan Windows 11.

Keunggulan lain terlihat pada performa, khususnya pada perangkat dengan spesifikasi rendah. Minimnya proses latar belakang dan pembaruan otomatis membuat Linux Mint berjalan lebih cepat dan responsif.

Antarmuka Linux Mint juga disebut lebih bersih dan sederhana. Menu utama, pengaturan, dan pengelolaan berkas ditampilkan tanpa banyak gangguan, berbeda dengan Windows 11 yang dinilai semakin padat dengan rekomendasi aplikasi dan layanan tambahan.

Dalam hal kustomisasi, Linux Mint menawarkan tiga varian utama, yakni Cinnamon, MATE, dan Xfce. Ketiga edisi tersebut memberikan pengalaman visual dan cara kerja yang berbeda, memungkinkan pengguna menyesuaikan sistem sesuai kebutuhan.

Meski demikian, Linux Mint diakui masih memiliki keterbatasan dibandingkan Windows, terutama pada dukungan aplikasi tertentu. Namun, bagi pengguna yang mengutamakan efisiensi, kesederhanaan, dan perangkat lunak sumber terbuka, Linux Mint dinilai sebagai pilihan yang layak dipertimbangkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....