Ayam Suka Makan Kerikil. Ini Alasannya!

  • 27 Mei 2025 07:41 WIB
  •  Surakarta

KBRN, Surakarta: Ayam merupakan salah satu hewan unggas yang memiliki banyak manfaat untuk manusia. Selain diambil telurnya, daging ayam merupakan salah satu sumber protein hewani terjangkau dan mudah didapatkan oleh masyarakat.

Ayam memiliki nama latin Gallus gallus domesticus, yang hidup di darat dan area yang bersemak-semak serta terdapat banyak biji-bijian. Dilansir dari laman Himpunan Mahasiswa Peternakan Unila, ada fakta menarik perihal kebiasaan ayam saat ia mengais tanah.

Faktanya, saat ayam mengais tanah, tidak makanan yang ia cari, melainkan ayam juga memakan kerikil atau batu-batuan kecil. Di laman tersebut, Kejora Asa (Nutrisi dan Teknologi Pakan Angkatan 2019 Unila) menyatakan bahwa secara anatomi sistem pencernaan ayam dan unggas pada umumnya memang berbeda dengan sistem pencernaan pada mamalia.

Unggas tidak memiliki gigi untuk mengunyah. Makanan yang dimakan akan disimpan di dalam tembolok untuk dilunakkan oleh getah yang dihasilkan oleh tembolok sebelum makanan tersebut menuju ke proventikulus (bagian yang mirip dengan lambung mamalia yang mana terjadi pencernaan secara enzimatis).

Lalu, apa fungsi kerikil yang dimakan oleh ayam?

Ayam dan semua unggas memakan bebatuan dan kerikil dengan tujuan agar biji-bijian yang mereka makan bisa lebih halus saat diproses di dalam ampela. Semakin halus hasilnya, maka semakin banyak zat yang dapat diserap oleh tubuh ayam tersebut.

Bila banyak zat yang terserap oleh tubuh, maka ayam tersebut akan semakin sehat dan gemuk. Uniknya, ampas dari makanan yang terserap akan keluar bersama kerikil yang dimakan oleh ayam.

Meskipun ayam suka makan kerikil, ayam tidak melakukannya setiap saat. Mereka hanya akan makan kerikil saat ampela sudah kekurangan kerikil dan berhenti memakannya jika ampela sudah terpenuhi kebutuhannya akan kerikil.

(Dinar Rusydiana)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....