Protes Keras Katy Perry imbas Firework Disalahgunakan

  • 30 Jul 2026 05:28 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Solois wanita Katy Perry merasa kecewa setelah salah satu lagunya berjudul Firework, digunakan untuk latar musik video yang diunggah akun TikTok resmi Gedung Putih. Video tersebut menampilkan rekaman serangan militer Amerika Serikat ke Iran, sementara Katy menegaskan jika dirinya tidak memberikan izin atas penggunaan lagu tersebut.

Mengutip dari akun X miliknya, Katy menyatakan bahwa ia tidak mengetahui ataupun menyetujui penggunaan Firework dalam video yang berkaitan dengan operasi militer. "Saya sangat terkejut dan marah melihat 'Firework' digunakan di akun TikTok Gedung Putih sebagai musik latar untuk rekaman serangan militer. Saya tidak pernah menyetujuinya, tidak pernah dimintai izin, dan sama sekali tidak mendukung penggunaan tersebut," tulis penyanyi berusia 41 tahun itu.

Katy menjelaskan bahwa penggunaan lagunya untuk konteks peperangan akan mengubah makna yang ingin ia sampaikan melalui karya tersebut. Menurutnya, Firework diciptakan untuk memberikan harapan dan semangat bagi mereka yang sedang menghadapi masa sulit, bukan untuk mengiringi tayangan kekerasan.

Melansir dari www.kumparan.com , terdapat penjelasan lebih detail dari Katy Perry atas rasa kesalnya. "Saya menulis lagu ini sebagai lagu tentang harapan, penyembuhan, dan kekuatan batin bagi orang-orang yang sedang melewati masa tergelap dalam hidup mereka. Melihat pesan tentang penghargaan terhadap diri sendiri dan semangat hidup dijadikan pengiring kehancuran dan kekerasan benar-benar bertentangan dengan semua nilai yang diwakili lagu ini."ucapnya.

Pelantun Roar itu juga menegaskan bahwa musik seharusnya menjadi media yang menyatukan banyak orang. Selain itu, lagu digunakan untuk kepentingan yang berkaitan dengan perdamaian dunia.

Kontroversi ini berawal ketika akun TikTok resmi Gedung Putih mengunggah video yang memperlihatkan rangkaian ledakan dan operasi militer Amerika Serikat terhadap Iran dengan Firework sebagai latar musiknya. Unggahan tersebut menuai perhatian luas di media sosial, termasuk dari Katy yang menyampaikan protes secara terbuka.

Pihak dari Gedung Putih masih menggunakan Firework dalam video tersebut. Dan hingga kini, belum ada tanggapan resmi atas protes dari Katy Perry terkait penggunaan lagu tersebut. (Rifqi Nadhif)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....