Pelatihan Menjahit: Langkah Strategis Peningkatan Ketrampilan Kerja

  • 15 Apr 2026 10:47 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Pemerintah Kabupaten Wonogiri melalui Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian terus berkomitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya bagi para pencari kerja. Salah satu wujud nyata dari komitmen tersebut adalah melalui kegiatan Proses Pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan Keterampilan Bagi Pencari Kerja Berdasarkan Klaster Kompetensi yang diselenggarakan di Kecamatan Eromoko.

Kegiatan pelatihan menjahit ini secara resmi ditutup pada tanggal 13 April 2026 oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Kabupaten Wonogiri Heru Utomo. Penutupan berlangsung dengan khidmat dan penuh apresiasi terhadap seluruh peserta dan pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut, berdasar rilis Dinas Tenaga Kerja dan Perindustrian Wonogiri yang diterima RRI, Selasa 14 April 2026.

Pelatihan menjahit ini telah dilaksanakan selama 12 (dua belas) hari, dimulai pada tanggal 30 Maret hingga 13 April 2026, dengan diikuti oleh 10 peserta yang seluruhnya berasal dari wilayah Kecamatan Eromoko. "Selama pelatihan, para peserta mendapatkan pembelajaran secara teori dan praktik, mulai dari pengenalan alat dan bahan, teknik dasar menjahit, hingga pembuatan produk busana yang memiliki nilai ekonomis," kata Heru.

Lanjutnya, program pelatihan ini dirancang berbasis klaster kompetensi, sehingga materi yang diberikan disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan peluang usaha yang ada di masyarakat. Dengan demikian, para peserta tidak hanya dibekali keterampilan teknis, tetapi juga diharapkan memiliki kesiapan untuk mandiri melalui usaha di bidang menjahit.

Heru Utomo menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan pelatihan di Kecamatan Eromoko ini. Ia menekankan bahwa pelatihan ini harus memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat dan bukan sekadar menjadi acara seremonial.

Acara penutupan dimeriahkan dengan fashion show yang memamerkan berbagai busana hasil karya kreatif para peserta menjahit. Penampilan tersebut memukau para tamu undangan sekaligus membuktikan bahwa keterampilan yang dipelajari memiliki nilai jual yang tinggi.

Kepala Disnakerin Wonogiri, Wiyanto berharap bantuan ini dapat memotivasi peserta untuk terus produktif dan menjadi contoh bagi warga lainnya. "Sebagai bentuk dukungan nyata, setiap peserta menerima bantuan modal berupa satu unit mesin jahit portabel untuk memulai usaha," ujarnya.

Pemerintah daerah berkomitmen untuk terus menghadirkan program pelatihan yang relevan dengan kebutuhan pasar kerja masa kini. Melalui langkah strategis ini, diharapkan angka pengangguran berkurang dan kemandirian ekonomi masyarakat semakin meningkat. (Ril/Indah)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....