Berikan Keamanan Korban Kejahatan, Pemkot dan Polresta Solo Siapkan Safe House 110

  • 18 Mar 2026 02:01 WIB
  •  Surakarta

RRI.CO.ID, Surakarta - Dalam memberikan rasa aman bagi korban kejahatan yang ingin melaporkan kejadian, Pemerintah Kota (Pemkot) bersama Polresta Solo menyiapkan layanan Safe House 110.

Program ini bertujuan untuk memperkuat Gerakan Warga Solo (GWS) yang sebelumnya telah hadir menjaga kondusifitas wilayah, lewat pengaktifan Sistem Keamanan Lingkungan (Siskamling).

Layanan Safe House 110 sendiri adalah fasilitas untuk masyarakat terkait penanganan korban Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT), perundungan, penculikan maupun tindak pidana lainnya.

Ditemui di Balai Kota pada Senin, 16 Maret 2026, Wali Kota Solo Respati Ardi menjelaskan bahwa korban kejahatan ke Safe House untuk kemudian menghubungi nomor 110 agar secara cepat ditangani pihak berwenang.

"Misal ada kekerasan dalam rumah tangga, korban bisa menyelamatkan diri kemudian menghubungi 110. Dari Safe House bisa berkomunikasi dengan pihak berwenang untuk bisa segera ditindaklanjuti. Jadi ini melibatkan early warning sistem yang ada di wilayah," kata Respati Ardi.

Lebih lanjut, Respati Ardi berharap dengan adanya layanan ini, kondusifitas dan keamanan di setiap wilayah bisa semakin terjaga. Sistem keamanan lingkungan berbasis penguatan tiga pilar yakni Linmas, Babinsa dan Bhabinkamtibmas pun bisa terus dilakukan.

"Saya berharap Linmas, Bhabinkamtibmas dan Babinsa bisa terus memonitor untuk tetap terkoneksi dengan warga. Dan jangan lupa, filosofi orang jawa itu Pagar Mangkok lebih utama dari pager tembok. Jadi saya mendorong agar Siskamling, bisa semakin digiatkan kembali," katanya menambahkan.

Sementara itu sebelumnya, Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo mengatakan kehadiran Safe House bisa memberikan rasa nyaman bagi warga.

"Safe House ini dibuat untuk memberikan rasa nyaman bagi warga. Ketika ada pelaku tindak pidana yang diamankan, sementara bisa ditempatkan di situ agar situasi tetap terkendali. Intinya, masyarakat harus merasa aman, nyaman, dan terlindungi di rumah sendiri," ucap Kapolresta Solo, Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo.

Ditambahkan Kombes Pol Catur Cahyono Wibowo, dirinya berharap warga tidak lagi sungkan dalam melaporkan kejadian yang ada dan bisa terlibat aktif dalam pengamanan kampung, terutama wilayah tempat tinggalnya.

"Dengan adanya Safe House ini, ketiga pilar ini Linmas, Babinsa, Bhabinkamtibmas bisa dekat dan siap dengan warga. Dan saya berharap warga tidak sungkan melapor dan mengajak untuk terlibat aktif dalam pengamanan kampung," ucapnya menambahkan. (JK)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....