Urgensi Statistik dalam Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Jawa tengah
- 12 Mar 2026 14:55 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Surakarta – Pembangunan Pariwisata berkelanjutan menjadi perhatian Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Melalui Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Pemprov menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penyusunan Data Kepariwisataan, di Taman Budaya Jawa Tengah Surakarta pada Selasa 10 Maret 2026.
“Dalam waktu dekat ini, kita juga menghadapi momen libur hari raya idul fitri 1447 H/2026M, yang secara historis selalu menjadi salah satu periode dengan pergerakan wisatawan yang cukup tinggi di Jawa Tengah,” kata Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Jawa Tengah Dr. Ir. AR. Hanung Triyono, M,Si melalui zoom, dari rilis Dispora Wonogiri yang diterima RRI.
Lanjutnya, berdasarkan analisis tren kunjungan beberapa tahun terakhir, diproyeksikan jumlah kunjungan wisatawan akan naik. Selama periode libur Lebaran tahun 2026 akan mencapai 5,7 juta hingga 6,1 juta wisatawan.
“Puncak kunjungan diperkirakan terjadi pada H+1, H+2 dan H+3 setelah Hari Raya,” ujarnya.
Ia berharap dapat melaraskan mekanisme penyusunan dan pelaporan data statistik kepariwisataan di Jawa Tengah. Mampu memperkuat koordinasi antar instansi penyedia data.
Lanjutnya, perlu juga untuk memastikan kesiapan pendataan kunjungan wisatawan pada momen libur lebaran. Ini penting untuk memantau aktivitas masyarakat, wisatawan domestik/ mancanegara selama Idul Fitri.
“Rakor ini untuk mengoptimalisasikan kerja sama penyusunan data Kepariwisataan Jawa Tengah tahun 2026. Selain itu juga mengevaluasi pendataan jumlah kunjungan wisatawan tahun 2025, dan sosialisasi pendataan harian jumlah kunjungan wisatawan pada libur lebaran dan NATARU.