BPBD Karanganyar Catat, 170 KK Terdampak Longsor dan Angin Puting Beliung
- 05 Mar 2026 20:05 WIB
- Surakarta
RRI.CO.ID, Karanganyar - Bencana tanah longsor dan angin puting beliung menerjang sejumlah wilayah di Kabupaten Karanganyar hingga menyebabkan sedikitnya 170 Kepala Keluarga (KK) terdampak. Berdasarkan data
pemutakhiran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karanganyar hingga Kamis 5 Maret 2026 sore pukul 15.30 WIB, kerusakan bangunan tercatat mulai dari kategori ringan, sedang, hingga berat.
Dampak paling parah dilaporkan terjadi di jalur wisata Jalan Tembus Tawangmangu yang sempat tertutup total material longsor, serta rusaknya jaringan listrik PLN akibat tertimpa pohon tumbang di Kelurahan Bolong dan Delingan. Kondisi ini memicu krisis air bersih bagi warga karena mesin pompa air tidak dapat beroperasi akibat pemadaman listrik sejak Rabu sore.
“Untuk terdata di Mako BPBD sampai pukul 15.30 WIB sejumlah 170-an KK yang terdampak, baik itu sedang, berat, maupun ringan,” ucap Kalakhar BPBD Karanganyar, Hendro Prayitno.
Merespons krisis tersebut, BPBD bergerak cepat melakukan penanganan darurat dengan mengerahkan alat berat ke lokasi longsor Tawangmangu. Akses jalan vital tersebut akhirnya berhasil dibuka kembali pada siang hari setelah dilakukan pembersihan material secara intensif oleh personel gabungan DPU, Perhutani, dan relawan.
Selain itu, BPBD juga mengirimkan truk tangki air bersih menuju Kelurahan Bolong untuk menyalurkan bantuan bagi warga di empat lingkungan yang kesulitan air. Uniknya, Bupati Karanganyar Rober Christanto terjun langsung untuk mengendari truk air bersih milik BPBD.
Menurut Hendro, Bupati juga mengunjungi korban luka akibat puting beliung di Desa Bangsri, di mana salah satu warga dilaporkan harus menjalani operasi patah tulang kaki di rumah sakit.
“Bapak Bupati tadi juga menyupir sendiri truk air bersih BPBD Karanganyar karena mendapat laporan di Kelurahan Bolong listrik mati sejak kemarin sore akibat pohon tumbang, sehingga warga kesulitan air,” ujar Hendro.
Adapun, guna mempercepat pemulihan aktivitas masyarakat, telah menghubungi langsung pimpinan PLN Cabang Karanganyar agar perbaikan kabel listrik yang terputus segera diprioritaskan. Pemerintah daerah terus bersiaga melakukan pendataan susulan dan memastikan bantuan logistik tersalurkan bagi 170 KK yang menjadi korban cuaca ekstrem di lereng Lawu tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....